Politik

Sekjen PDIP Soroti Melemahnya Independensi Lembaga Negara di Jatim

Jakarta, Maret.id — Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa kualitas demokrasi Indonesia mengalami kemunduran serius. Ia menilai, lembaga negara mulai kehilangan independensi dan berfungsi sebagai instrumen kekuasaan.

Pernyataan itu disampaikan Hasto dalam forum diskusi kebangsaan di Jakarta, pada Jumat (24/7/2026). “Kita sedang berada dalam situasi yang gelap. Bukan hanya persoalan ekonomi atau fiskal, tetapi juga demokrasi dan hukum yang semakin disalahgunakan untuk kepentingan kekuasaan,” ujar Hasto.

Ia menjelaskan, tantangan Indonesia saat ini tidak hanya berarti menjalankan ekonomi dengan baik, tetapi juga berkaitan dengan tata kelola pemerintahan serta penegakan hukum. Hasto berpendapat, institusi negara perlu dikembalikan pada fungsi dan independensinya agar dapat menjalankan tugas secara profesional.

Menyinggung dinamika politik menjelang dan setelah Pemilu 2024, Hasto menyatakan demokrasi hanya dapat berkembang jika lembaga negara beroperasi secara independen. Ia menyesalkan penggunaan lembaga negara untuk konsolidasi kekuasaan.

Hasto juga menegaskan pentingnya menjaga independensi lembaga penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar dapat menjalankan tugas pemberantasan korupsi secara profesional. Ia mengingatkan bahwa ruang untuk kritik harus tetap terjaga sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat.

“Masyarakat harus memiliki keberanian menyampaikan pandangan tanpa rasa takut selama dilakukan sesuai koridor hukum dan konstitusi,” sambung Hasto.

Dalam kesempatan yang sama, Hasto mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri konsisten dalam menjaga konstitusi. Megawati menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. “Bagi Ibu Megawati, konstitusi adalah fondasi demokrasi yang tidak boleh dikorbankan demi kepentingan kekuasaan sesaat,” tegasnya.

Hasto menutup paparannya dengan ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk memperkuat supremasi hukum dan menjaga independensi lembaga negara. Ia mengingatkan agar semangat Reformasi dihidupkan kembali demi memastikan demokrasi Indonesia berjalan sesuai dengan amanat konstitusi dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button