Politik

DPR Desak Pemerintah Usut Tuntas Sindikat Internasional Judi!

Jakarta, Maret.id — Desakan terhadap pemerintah untuk memperkuat upaya pemberantasan sindikat kejahatan online semakin meluas. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia, usai penggerebekan markas judi online (judol) oleh Bareskrim Polri di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat.

Penggerebekan yang Mengguncang

Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Sabtu, 16 Mei 2026 tersebut, pihak kepolisian berhasil menangkap 320 warga negara asing. Sebagian besar tersangka berasal dari negara-negara tetangga Indonesia. Data menunjukkan bahwa dari total tersebut, terdapat 228 warga Vietnam, 57 warga China, 13 warga Myanmar, 11 warga Laos, lima warga Thailand, serta masing-masing tiga warga Malaysia dan Kamboja.

“Keberadaan para sindikat judi dan penipuan online, yang berpadu dengan ancaman narkoba, perlahan akan mengubah Indonesia menjadi sarang kejahatan internasional. Ini tidak hanya permasalahan ekonomi, tapi juga merusak generasi bangsa,” ujar Meity dalam keterangannya. Dugaan awal ia arahkan pada sindikat yang sebelumnya beroperasi di perbatasan negara-negara Indochina yang kini menyebar ke Jakarta karena meningkatnya pengawasan di daerah mereka.

Alarm Keamanan Nasional

Meity menegaskan bahwa temuan ini harus menjadi tanda bahaya bagi keamanan negara. Dia menilai tindakan operasi harus terkoordinasi secara sistematis oleh semua lembaga berwenang, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di daerah-daerah lain yang berpotensi terpapar.

“Kehadiran orang asing yang secara rutin berkumpul untuk melakukan tindakan kriminal di negara kita dalam jumlah besar adalah hal yang sangat mengkhawatirkan. Artinya, ada dukungan dari oknum tertentu yang memiliki akses di dalam negeri,” jelas legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Menurut Meity, keberadaan sindikat ini menunjukkan bahwa ada celah dalam sistem keamanan dan ketertiban negara. Ia menyatakan bahwa hal ini juga dapat menciptakan stigma negatif dari pandangan internasional terhadap Indonesia sebagai negara yang dianggap lemah dalam pengelolaan keamanan.

Tuntutan Tindakan Tegas

Meity menekankan pentingnya pemerintah untuk mengambil langkah tegas dalam menanggulangi sindikat ini. Dia mengingatkan bahwa Indonesia harus memperbaiki citranya sebagai negara yang kuat dan berdaulat di kawasan Asia, terutama Asia Tenggara.

“Sebagai negara yang memiliki posisi strategis di Asia, Indonesia tidak dapat diizinkan untuk dianggap lemah atau tidak berdaya. Perang melawan sindikat ini harus dilakukan, termasuk membongkar dalang-dalang yang mendukung dari dalam,” tegasnya. Tindakan preventif dan penegakan hukum yang efektif pun harus menjadi prioritas agar kejahatan semacam ini tidak berkembang lebih jauh lagi di Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button