Apresiasi Prabowo ke Menteri Tanda Reshuffle Sampai Jauh

Jakarta, Maret.id — Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai apresiasi kinerja para menterinya menunjukkan bahwa reshuffle kabinet kemungkinan besar tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.
Pengamat politik Adi Prayitno menilai, apresiasi tersebut mencerminkan penilaian Prabowo terhadap keseriusan dan semangat kerja para pembantunya menjelang dua tahun masa pemerintahan.
“Pernyataan Prabowo pasti ada yang pro dan kontra. Tapi ketika Presiden memberikan apresiasi terhadap kinerja menterinya, sepertinya ini bentuk apresiasi menjelang dua tahun pemerintahannya,” ujar Adi lewat kanal YouTube miliknya, pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Adi mencatat salah satu indikator yang menjadi perhatian Prabowo adalah capaian swasembada pangan. Ia menilai keberhasilan ini patut diapresiasi, terutama di tengah situasi global yang masih bergejolak, termasuk konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah.
Selain capaian pangan, Adi juga menyoroti kebijakan pemerintah untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di tengah ketidakpastian global yang terus berlangsung.
Dengan respons positif Prabowo terhadap kinerja menterinya, Adi berpendapat bahwa peluang untuk reshuffle kabinet dalam waktu dekat semakin mengecil.
“Bagaimana mungkin, ketika sang Presiden memberikan respons yang cukup baik terhadap kinerja pembantunya, reshuffle kabinet terjadi dalam waktu dekat?” kata Adi.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pendapat terkait kinerja pemerintah adalah hal yang wajar dalam bingkai demokrasi.
“Masyarakat boleh memberikan penilaian positif maupun negatif, tetapi tidak perlu saling berkonflik,” tegas Adi.
“Namanya demokrasi tidak satu persen sama pikirannya. Apapun pendapat terkait dengan berjalannya pemerintahan yang hampir dua tahun, mau positif atau negatif, yang paling penting tidak boleh gontok-gontokan,” imbuhnya.





