Politik

Menteri Luar Negeri Didorong Mundur karena Dinilai Tak Profesional

Jakarta, Maret.id — Kiprah Menteri Luar Negeri Sugiono semakin menjadi sorotan publik di tengah pentas diplomasi Indonesia. Beberapa kalangan mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan penggantian Sugiono dengan sosok yang dianggap lebih kapabel.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh mantan diplomat RI, PLE Priatna, dalam kanal YouTube Obor Rakyat Reborn yang dikutip pada Minggu, 9 Agustus 2026. Priatna membandingkan kinerja Sugiono dengan para menteri luar negeri sebelumnya.

“Ini seperti membandingkan langit dan bumi. Diplomat itu profesi yang harus ditekuni dengan sungguh-sungguh,” tegas Priatna. Ia berpendapat bahwa menteri luar negeri memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas tanpa selalu tergantung pada presiden.

Priatna menyebut nama-nama besar seperti Mochtar Kusumaatmadja, Ali Alatas, Hassan Wirajuda, dan Retno Marsudi. Ia menilai bahwa mereka mampu membawa martabat diplomasi Indonesia ke level yang lebih tinggi. “Saat ini, saya melihat kinerja Kemlu di bawah Sugiono melempem dan tidak memiliki taji,” imbuh Priatna.

Ia mengkritik soal protokoler, menyebut adanya 17 duta besar asing yang belum mendapatkan jadwal audiensi dengan presiden. “Contohnya, kemarin ada 17 duta besar asing yang seharusnya menyerahkan kredensial, namun tidak teragendakan,” ungkap Priatna.

Priatna mendesak agar Sugiono segera dicopot dari posisinya. Ia berpendapat bahwa ada banyak figur lain yang lebih kredibel. “Kalau memang ini berlangsung seperti ini, saatnya mengganti menteri luar negeri yang sekarang. Ini bukan soal benci atau tidak suka, tetapi mengenai profesionalisme dan marwah negara,” tandasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button