Politik

Legislator PAN: Jangan Permainkan Simbol Agama untuk Bisnis

Jakarta, Maret.id — Viralnya video promosi minuman keras merek “Newport” yang mengaitkan hafalan Al Quran Surat Ad Dhuha menciptakan reaksi kuat di kalangan politisi DPR RI.

Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Verrell Bramasta mengecam keras langkah promosi yang dinilai tidak menghormati nilai-nilai religius. “Ini sudah keterlaluan. Al Qur’an adalah kitab suci yang harus dihormati, bukan dijadikan gimmick atau alat promosi untuk menjual minuman keras,” tegas Verrell.

Sebagai anggota Komisi X DPR RI, Verrell menekankan pentingnya menghormati norma agama dan etika dalam setiap bentuk promosi. Ia meminta pihak bertanggung jawab untuk memberikan klarifikasi dan langkah konkret agar kejadian serupa tidak terulang.

“Jangan sampai demi kepentingan komersial, simbol dan ayat suci agama justru dipermainkan. Ini harus menjadi perhatian serius,” sambungnya.

Verrell juga mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti permasalahan ini sesuai ketentuan yang berlaku. “Ruang publik harus dijaga. Kita ingin Indonesia menjadi negara yang menjunjung tinggi toleransi sekaligus menghormati kesucian ajaran setiap agama,” pungkasnya.

Media sosial dihebohkan dengan cuplikan video yang menampilkan promosi miras gratis di festival musik The Sounds Project, di mana Newport membuka stand pameran. Di depan stand tersebut, sales dan pembawa acara menantang pengunjung untuk menghafal Surat Ad Dhuha guna mendapatkan minuman keras secara gratis.

Sebagai penyelenggara, The Sounds Project dengan tegas menyatakan kemarahan dan kekecewaan terhadap perilaku yang mencoreng norma agama tersebut. Mereka menegaskan tidak pernah memberikan persetujuan terhadap praktik yang menjadikan agama sebagai bahan tantangan atau promosi produk.

“Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun,” tegas pihak The Sounds Project.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button