Gempa NTT, DPR Minta BMKG dan Basarnas Konsolidasi Bantuan

Jakarta, Maret.id — Komisi V DPR RI meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) untuk mengonsolidasikan personel dan peralatan SAR. Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan setelah terjadi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Syaiful Huda, menegaskan perlunya mobilisasi peralatan dan personel SAR dari provinsi terdekat jika kebutuhan di NTT belum mencukupi. “Kami ingin memastikan dalam situasi kedaruratan, semua alat SAR bisa siap siaga di NTT, terutama dekat pusat gempa,” kata Huda.
Huda juga menggarisbawahi pentingnya proses evakuasi masyarakat yang tertimpa musibah. “Evakuasi masyarakat perlu didampingi agar tidak terjadi kepanikan atau kebingungan,” ujar Huda.
Dia meminta agar tim SAR segera bergerak untuk mencari dan mengevakuasi korban yang kemungkinan masih terperangkap di rumah dan fasilitas publik. “Kami berharap tim SAR segera mengambil langkah cepat untuk mengevakuasi korban yang tertimbun,” sambung Huda.
Lebih lanjut, Huda meminta semua pemangku kepentingan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk bersiaga dalam penanganan masa tanggap darurat di bawah koordinasi Basarnas. “Semua stakeholder di tingkat provinsi dan kabupaten kota harus siap siaga di bawah komando Basarnas,” tegas Huda.





