Banteng Papua Tengah Raih Kemenangan atas Sulawesi Selatan 2

Jakarta, Maret.id — Tim Banteng Papua Tengah meraih kemenangan atas Banteng Sulawesi Selatan dengan skor 2-0 dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bangkalan, pada Sabtu (15/8/2026). Dua gol bagi Papua Tengah dicetak oleh Melkias Olua dan Juniarto Yohanis pada babak pertama pertandingan.
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Kedua tim saling berusaha untuk mencetak gol lebih dulu.
Banteng Papua Tengah berhasil memecahkan kebuntuan pada menit ke-9 melalui gol Melkias Olua yang memanfaatkan umpan silang dari Charles George Rumaropen.
Setelah tertinggal, Banteng Sulawesi Selatan berusaha meningkatkan tekanan. Namun, strategi tersebut justru dimanfaatkan oleh tim lawan untuk mencetak gol kedua.
Juniarto Yohanis menambah keunggulan pada menit ke-29 setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang Sulawesi Selatan. Dengan hasil ini, Papua Tengah unggul 2-0 hingga babak pertama selesai.
Memasuki babak kedua, Banteng Sulawesi Selatan meningkatkan agresivitas serangan. Beberapa peluang berbahaya muncul, tetapi tidak ada yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Kiper Banteng Papua Tengah, Nur Ally, tampil gemilang dengan penjagaan yang solid.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan dan Banteng Papua Tengah mengantongi tiga poin penuh dari pertandingan ini.
Charles George Rumaropen, yang terpilih sebagai Man of the Match, menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan ini. “Untuk pertandingan malam ini saya sangat bersyukur karena dikasih kekuatan sama Tuhan untuk bisa meraih 3 poin,” kata Charles.
Ia menambahkan bahwa kemenangan ini merupakan modal positif untuk pertandingan-pertandingan mendatang. “Menurut saya sangat positif bagi tim saya untuk bisa meraih tiga poin dan kami optimis untuk tetap menuju ke semifinal atau final,” imbuhnya.
Sementara itu, Moses Banggo, Asisten Pelatih Banteng Papua Tengah, memberikan apresiasi terhadap kinerja para pemain. “Yang pertama kami mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena bisa mendapatkan poin maksimal dalam pertandingan malam ini,” tutur Moses.
Ia percaya pemainnya berhasil menerapkan strategi yang direncanakan dengan baik. “Anak-anak juga menerapkan strategi taktik yang kita siapkan untuk menghadapi mereka dan kita bisa mendapatkan hasil,” tegasnya.
Meski menang, Moses mengakui masih ada hal yang perlu diperbaiki, seperti kontrol emosi dan kesalahan individu. “Yang perlu diperbaiki seperti biasa anak-anak ini mudah terpancing untuk emosi, juga masih banyak kesalahan-kesalahan individu,” jelasnya.
Moses mengungkapkan bahwa timnya menerapkan pendekatan yang berbeda dibandingkan dengan dua pertandingan sebelumnya. “Khusus pertandingan hari ini memang kita sedikit mengubah cara bermain kita, game plan kita lakukan tidak seperti dua pertandingan sebelumnya,” tuturnya.
Dia juga menyoroti kelemahan Banteng Sulawesi Selatan yang dianalisis oleh tim pelatih. “Kami amati dan analisa bahwa lawan punya kelemahan di line defense,” kata Moses.
Strategi tersebut dilakukan dengan cara memancing pemain lawan keluar dari posisinya dan menyerang ruang yang ditinggalkan. “Kita memancing mereka keluar karena mereka punya posisi yang kami berusaha rebut,” ujarnya.
Selain itu, Moses juga memuji penyelenggaraan Soekarno Cup 2026. “Fasilitas yang disediakan sangat baik. Kami mendapatkan fasilitas dan juga kenyamanan,” imbuhnya.
Ia mengapresiasi kerja keras panitia lokal dan nasional dalam menyelenggarakan acara ini. “Kami apresiasi sekali untuk penyelenggaraan Soekarno Cup kali ini, terutama kerja keras panpel lokal dan juga panpel nasional,” tuturnya.





