Politik

Manuver Kanang Tegaskan Komitmen Jas Merah untuk PDIP

Jakarta, Maret.id — Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Budi Sulistyono, yang lebih dikenal dengan sebutan Kanang, mengajak seluruh kader PDI Perjuangan di Kota Madiun untuk memegang teguh semangat “Jas Merah” sebagai landasan perjuangan politik yang berorientasi kepada rakyat.

Pentingnya Semangat Jas Merah

Ajakan tersebut disampaikan Kanang dalam pelantikan seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Madiun dalam rangka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Madiun pada Minggu, 17 Mei 2026. “Maka semangat ‘Jas Merah’ harus terus kita pegang. Jangan sekali-kali melupakan sejarah perjuangan partai dan perjuangan rakyat,” tegas Kanang saat memberikan arahan.

Kanang, yang merupakan mantan Bupati Ngawi, mengingatkan akan perjalanan panjang perjuangan kader PDI Perjuangan selama masa-masa menjelang Reformasi 1997–1998. Ia menekankan bahwa kader partai pada waktu itu harus menghadapi berbagai tekanan politik serta perlakuan yang tidak adil.

Soliditas Kader dalam Menghadapi Tantangan

Meskipun ada berbagai tantangan, loyalitas terhadap Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tetap terjaga di kalangan kader di tingkat akar rumput, termasuk di Kota Madiun. “Dulu saat pergerakan tahun 1997 kita benar-benar didzolimi. Tetapi Ibu Mega memerintahkan seluruh kader tetap solid,” ungkapnya.

Kanang menyebutkan bahwa kader PDI Perjuangan di Kota Madiun menjadi salah satu kekuatan utama yang menjaga solidaritas partai di tengah gejolak politik nasional. Menurutnya, semangat perjuangan tersebut kemudian membuahkan hasil yang signifikan dalam konteks politik di Kota Madiun.

Dari total 25 kursi di DPRD Kota Madiun, PDI Perjuangan berhasil meraih 11 kursi, mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan politik dominan di daerah tersebut. Ia menilai pencapaian ini tidak terlepas dari kedekatan kader partai dengan masyarakat serta semangat gotong royong yang terus dipelihara hingga saat ini.

Politik dengan Etika dan Pengabdian

Selain menekankan perlunya menjaga semangat perjuangan, Kanang juga menegaskan pentingnya menjalankan politik dengan etika. Ia mengingatkan bahwa politik tidak boleh dilakukan dengan cara saling menjatuhkan atau merusak karakter lawan politik. Ia berpendapat bahwa seharusnya politik menjadi sarana pengabdian untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat. “Politik membunuh harus dihilangkan,” tandasnya.

Pelantikan PAC se-Kota Madiun ini dianggap sebagai bagian dari konsolidasi organisasi partai, terutama menjelang agenda-agenda politik yang akan datang. DPD PDI Perjuangan Jawa Timur berharap agar seluruh struktur partai terus memperkuat kerja kolektif serta menjaga soliditas kader hingga ke tingkat akar rumput demi kemajuan bersama.

Dengan semangat persatuan dan solidaritas yang tinggi antar kader, PDI Perjuangan Kota Madiun diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan perkembangan politik di Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button