Gibran Apresiasi Peran Mahasiswa UI dalam Penanganan Bencana NTT

Jakarta, Maret.id — Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam pemulihan masyarakat yang terdampak bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Apresiasi tersebut disampaikannya saat meninjau Posko Golo Cenggo di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Dalam kunjungan itu, ia mengecek kondisi dan kebutuhan masyarakat yang terkena dampak bencana.
“Saya sangat mengapresiasi kepedulian dan dedikasi teman-teman mahasiswa yang mau ikut membantu pemulihan bagi saudara-saudara kita di NTT,” ungkapnya.
Sebagai dukungan, Wapres memfasilitasi enam mahasiswa dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia untuk memberikan bantuan psikologis awal kepada anak-anak yang terdampak bencana.
Para mahasiswa tersebut akan berada di lokasi selama satu minggu, mendampingi anak-anak melalui pendekatan yang ramah, seperti bermain, bercerita, bernyanyi, dan permainan kelompok sederhana.
“Teman-teman mahasiswa ini akan tinggal di sini selama satu minggu dan akan membantu memberikan bantuan psikologis awal bagi saudara-saudara kita, khususnya anak-anak,” tegas Gibran.
Pendampingan ini bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak di pengungsian. Mahasiswa juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka tanpa harus mengulangi pengalaman buruk saat bencana terjadi.
Selama kegiatan, mahasiswa melakukan observasi untuk mengidentifikasi kebutuhan dukungan psikososial yang mungkin diperlukan lebih lanjut. Mereka telah mendampingi rangkaian kegiatan Wapres sejak kunjungan kerjanya di Kabupaten Sikka pada 20 Agustus 2026, sebelum melanjutkan ke Manggarai dan Manggarai Timur.
Keterlibatan mahasiswa ini merupakan bagian dari dukungan anak muda dalam membantu masyarakat dengan keahlian yang mereka miliki. Gibran mendorong partisipasi anak muda dalam penanganan bencana untuk terus diperkuat serta dilakukan secara terkoordinasi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.
Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong dari berbagai elemen masyarakat untuk mendukung penanganan darurat dan mempercepat proses pemulihan. Gibran berharap partisipasi mahasiswa dapat menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu yang mereka pelajari di kampus dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga keilmuan yang telah teman-teman dapatkan di kampus, bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat NTT,” tuturnya.





