Politik

Gol 23 Detik Bawa Banteng Bali ke Final Soekarno Cup 2026 DPD PDIP Jatim

Jakarta, Maret.id — Pertandingan semifinal Soekarno Cup 2026 di Gelora 10 November, Surabaya, menyajikan laga menarik antara Banteng Bali dan Banteng Jatim.

Gol cepat yang dicetak I Putu Kenzie Radhitya pada detik ke-23 menjadi kunci kemenangan Bali dengan skor tipis 1-0. Serangan dari sisi kiri setelah kick off langsung dimanfaatkan menjadi gol, yang membuat Banteng Bali mendominasi permainan sejak awal.

Ketinggalan cepat, tim tuan rumah berusaha bangkit. Banteng Jatim mencoba membangun serangan dari kedua sayap untuk meruntuhkan pertahanan Bali. Namun, hingga menit-menit akhir, peluang yang dibuat belum mampu mengubah skor.

Dramanya bertambah ketika Banteng Jatim harus kehilangan satu pemain. Ryanata Yoga Permana menerima kartu merah pada menit 90+3 setelah insiden yang direview melalui Video Assistant Referee (VAR).

Peluit panjang akhirnya menandai kemenangan Bali dan kepastian mereka melaju ke final. Bagi pelatih Banteng Jatim, Hendra Setiawan, kekalahan ini bukan hanya disebabkan oleh gol cepat. Ia menilai mental pemain terpengaruh setelah tim tertinggal.

Hendra juga mempertanyakan beberapa keputusan wasit yang menurutnya perlu ditinjau melalui VAR. Meski kecewa, tim pelatih Banteng Jatim berfokus pada pemulihan mental para pemain sebelum laga perebutan juara ketiga.

“Sementara kita fokus untuk menenangkan anak-anak, terus mengembalikan mood anak-anak, mengembalikan mentalnya lagi. Itu sih yang paling penting sekarang,” tutur Hendra.

Ia juga menyoroti efektivitas penyelesaian akhir tim yang perlu ditingkatkan. “Mungkin finishing kita perbaiki lagi, karena beberapa pertandingan juga kita di finishing kurang, kita akan evaluasi,” imbuhnya.

Banteng Jatim masih memiliki kesempatan meraih juara ketiga saat bertemu Banteng Papua. “Kita tetap menatap untuk juara 3 dengan semangat, optimis kita bakal dapat juara 3-nya. Insya Allah, fokus, final terakhir, laga terakhir, insya Allah kita menang,” tegas Hendra.

Di sisi lain, kemenangan Banteng Bali menjadi tiket bagi mereka untuk melaju ke final. Assistant Manager Banteng Bali, Aa Putu Sudirka Yoga Semadi, merasa kemenangan ini sangat istimewa.

“Pertandingan yang luar biasa ya hari ini. Anak-anak bermain lepas tanpa beban, jadi bisa menguasai sepanjang pertandingan 90 menit. Itu adalah suatu mukjizat,” ujar Putu.

Bali tidak berniat berlama-lama merayakan kemenangan ini. Di final, mereka akan berhadapan dengan Banteng Jawa Barat.

Tim pelatih Bali telah memantau permainan lawan. “Tentunya kami sudah perhatikan di YouTube, kita sudah melihat secara langsung bagaimana kita analisa nanti,” kata Putu.

Ia berharap para pemain bisa kembali tampil tanpa beban dalam laga puncak, dengan penyelesaian peluang yang lebih tenang. “Harapannya nanti di partai final kami bisa bermain lepas dan lebih bagus lagi,” tuturnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button