Ribuan ASN Kehutanan Dikerahkan Atasi Karhutla 2023

Jakarta, Maret.id — Menteri Kehutanan, Raja Antoni, mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dengan mengerahkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) ke enam provinsi, kementerian berupaya mengatasi tantangan karhutla yang semakin kompleks.
Raja Antoni menegaskan pentingnya pengawasan langsung di lapangan untuk memastikan instruksi Presiden Prabowo Subianto dilaksanakan dengan baik. “Saya hadir di Kalimantan Barat hari ini diminta oleh Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan apa yang menjadi perintah beliau berjalan dengan baik,” tutur Raja Antoni.
Di antara total 5.000 ASN yang ditugaskan, sebanyak 2.200 personel akan tersebar di tiga provinsi di Kalimantan. Untuk Kalimantan Barat khususnya, Kementerian Kehutanan akan mengirimkan 700 ASN dari daerah yang tidak terlalu terdampak karhutla. “Khusus untuk di Kalimantan Barat akan ada 700 ASN dari daerah-daerah yang tidak terlalu terdampak karhutla, akan kita kirim ke sini,” tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan perkembangan hotspot yang terus berubah. Selain mengerahkan ASN, pejabat eselon I Kementerian Kehutanan juga akan ditempatkan di enam provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Raja Antoni juga mengapresiasi kerja sama semua pihak dalam menangani karhutla. “Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, TNI, Polri, di darat maupun di udara, termasuk teman-teman Manggala Agni Kementerian Kehutanan yang berjuang tanpa lelah, akhirnya pada hari ini, sekali lagi per malam kemarin, angka hotspot di Kalimantan Barat sisa 28 saja,” imbuhnya.





