Fazri Raih Best Player dan Bawa Jabar Cetak Sejarah di Piala DPD PDIP Jatim

Jakarta, Maret.id — Muhammad Fazri Marsandi, seorang pemuda 17 tahun, baru saja dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Soekarno Cup 2026.
Fazri berhasil mengantarkan tim Banteng Jawa Barat (Jabar) merebut gelar juara setelah mengalahkan Banteng Bali melalui drama adu penalti dengan skor 5-3.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Jabar, karena untuk pertama kalinya, wakil provinsi tersebut memenangi trofi Soekarno Cup. “Saya merasa kerja keras selama tiga bulan terakhir membuahkan hasil yang membanggakan,” tutur Fazri setelah pertandingan.
Sejak duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar, Fazri telah menunjukkan ketertarikan yang mendalam terhadap sepak bola. “Saya selalu suka bola dari kecil, dan sejak kelas 2 SD saya mulai serius berlatih,” jelasnya.
Waktu sepuluh tahun yang ia lewati dibarengi dengan latihan berat dan dedikasi. Bahkan ketika tidak ada jadwal latihan resmi, ia tetap memanfaatkan waktu untuk berlatih di rumah. “Saya tetap berlatih sendiri saat tidak ada latihan,” imbuhnya.
Perjalanan Fazri bukan hanya tentang bakat, tetapi juga disiplin dalam menjaga rutinitasnya. Keluarga juga memainkan peran penting dalam kesuksesannya. Sebelum setiap pertandingan, ia selalu meminta restu dari orang tuanya untuk mendapatkan dukungan dan keberkahan.
“Saya selalu minta doa mereka agar saya selamat dan diberi keberkahan saat bertanding,” kata Fazri. Ia pun mengandalkan cokelat dan minuman isotonik untuk menjaga stamina selama pertandingan.
Pada partai final melawan Bali, Jabar mengalami kesulitan di babak pertama, namun mereka berhasil beradaptasi dan memperbaiki permainan di babak kedua. “Babak pertama sulit, tapi alhamdulillah kami mampu keluar dari tekanan,” ungkapnya.
Akhirnya, Jabar berhasil menang melalui adu penalti, dengan Fazri diakui sebagai pemain terbaik. Gelar tersebut mengukuhkan perjalanan panjangnya dalam mengejar impian.
Di usia muda ini, Fazri memiliki ambisi yang besar untuk terus berkembang. “Saya ingin melanjutkan karir saya ke Liga 3 atau Liga 2,” tegasnya.
Dengan trofi yang kini digenggamnya, Fazri siap mengambil langkah berikutnya dalam dunia sepak bola.





