Legislator Nasdem Tantang Calon Gubernur BI Buat Terobosan

Jakarta, Maret.id — Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai NasDem, Thoriq Majiddanor, menegaskan bahwa calon Gubernur Bank Indonesia harus mampu menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks, seperti pelemahan rupiah dan pertumbuhan UMKM.
Pernyataan ini disampaikan saat fit and proper test calon Gubernur BI, Destri Damayanti, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 26 Agustus 2026. “Tadi Ibu mengatakan Rupiah harus bergerak sesuai fundamental. Saya ingin nanti Ibu menjawab secara normatif fundamental yang Ibu maksud itu berapa?” tanya Thoriq Majiddanor.
Ia mencatat bahwa nilai rupiah saat ini menyentuh Rp17.695 per dolar AS dan telah melemah sekitar 6 persen sepanjang tahun, meskipun Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga sebesar 100 basis poin. Jiddan, sapaan akrabnya, mendesak calon Gubernur BI untuk menjelaskan ukuran fundamental yang menjadi dasar kebijakan ke depan.
Indikator seperti nilai tukar, transaksi berjalan, premi NDF, volatilitas, dan posisi cadangan devisa harus menjadi perhatian, menurutnya. “Tantangan ini membutuhkan strategi baru yang mampu memastikan kebijakan stabilisasi menyentuh semua sektor, bukan hanya sektor keuangan,” imbuh Jiddan.
Lebih lanjut, ia mempertanyakan efektivitas strategi yang telah berjalan sejak Destri menjadi anggota Dewan Gubernur BI pada tahun 2019. “Pada titik apa Ibu berani mengatakan kepada DPR bahwasannya mungkin strategi kami tidak efektif?” ungkapnya.
Kondisi saat ini sangat menantang bagi UMKM, di tengah BI rate yang mencapai 5,75% dan insentif likuiditas perbankan yang mencapai Rp446,5 triliun. Hal ini memicu Thoriq untuk mempertanyakan dampak dari penyaluran likuiditas terhadap sektor riil.
Ia berharap calon Gubernur menyusun terobosan untuk memperkuat transmisi kebijakan moneter sehingga insentif Bank Sentral dapat benar-benar mendukung pertumbuhan usaha. “Apakah problem kita masih kekurangan likuiditas atau justru transmisi kebijakan BI yang gagal? Saya minta target konkret dalam 12 bulan pertama Ibu menjabat sebagai Gubernur,” tegasnya.





