Politik

Apresiasi Kegiatan LDII, Bupati Fauzi Dukung Gotong Royong PDIP Jatim

Jakarta, Maret.id — Sebanyak 200 warga berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih di area pasar dan makam Desa Paberasan, Kecamatan Kota, Sumenep, pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Kerja Bakti Nasional yang diadakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Tahun 2026.

Acara dibuka oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Fauzi menekankan bahwa kerja bakti lebih dari sekadar membersihkan lingkungan; kegiatan ini juga bertujuan memperkuat rasa kebersamaan dan semangat gotong royong.

“Kerja bakti seperti ini memang sudah menjadi kegiatan rutin para ASN di lingkungan Pemkab Sumenep setiap Jumat pagi. Di dalamnya kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan,” tutur Fauzi.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan positif ini memungkinkan ASN dan masyarakat untuk berkumpul dan bersosialisasi di luar rutinitas kerja. “Melalui kegiatan-kegiatan seperti inilah kebersamaan akan semakin kuat, semangat gotong royong akan terus terjaga, dan nilai-nilai kemerdekaan Republik Indonesia bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Fauzi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep memberikan apresiasi kepada LDII setempat atas inisiatifnya dalam menggelar kerja bakti nasional. “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LDII Kabupaten Sumenep. Ruang untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi jangan sampai kosong. Justru harus kita isi dengan kegiatan yang padat dan bermanfaat,” imbuhnya.

Ketua DPD LDII Sumenep, H. Musaheri, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari delapan klaster pengabdian LDII, khususnya dalam ketahanan pangan dan lingkungan. “Sebagai ormas berbasis keagamaan Islam, kami bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, memberikan pelayanan, menjaga lingkungan, serta memperkuat persatuan bangsa sesuai UU No 17 Tahun 2013,” jelas Musaheri.

Musaheri juga menegaskan komitmen LDII dalam meningkatkan kualitas peradaban ekologis. Aksi di Paberasan bertujuan mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah, sejalan dengan program pemerintah Indonesia ASRI.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Bupati Sumenep: Sumenep Unggul, Mandiri, dan Sejahtera. Salah satu misinya adalah pembangunan berazas gotong royong dan kearifan lokal,” lanjut Musaheri.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sumenep, Dinas Lingkungan Hidup, Yonif TP 931 Ksatria Jokotole, dan Pemdes Paberasan yang mendukung penuh kegiatan tersebut.

Aksi bersih-bersih berlangsung dari pukul 08.00–11.00 WIB dengan melibatkan 125 peserta dari LDII, 30 dari TNI, 5 dari Dinas Lingkungan Hidup, serta 40 orang dari perangkat desa dan masyarakat. Sasaran pembersihan mencakup lima titik, termasuk Pasar Jengara dan berbagai makam di sekitar desa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button