Politik

Prabowo Raih Dukungan Besar Usai Bergabung dengan NU

Jakarta, Maret.id Penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, diwarnai oleh dua peristiwa signifikan.

Presiden Prabowo Subianto resmi menjadi anggota NU setelah menerima kartu tanda anggota (KTA) seumur hidup. Hal ini menandakan hubungan baru antara Prabowo dan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

Ketua Umum PBNU terpilih, Gus Kikin, mengungkapkan adanya kecocokan dengan Presiden Prabowo, yang dapat memperkuat sinergi antara dua entitas tersebut.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai momentum ini sebagai sinyal irisan kepentingan antara Prabowo dan NU. Ia mengemukakan, “Rasanya kalau melihat irisan akan ada kerja sama dan kolaborasi soal bagaimana membangun komitmen dan kebersamaan. Tujuannya untuk membangun bangsa dan negara serta umat,” kata Adi.

Adi mencatat, kedekatan Prabowo dengan basis massa NU terlihat pada perjalanan politiknya di dua pilpres terakhir. Ia menunjukkan bahwa Prabowo kalah di wilayah yang menjadi basis NU pada Pilpres 2014 dan 2019, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Namun, kondisi tersebut mengalami perubahan di Pilpres 2024. Prabowo berhasil meraih kemenangan di kedua provinsi tersebut, meskipun dengan margin tipis. “Itu artinya secara perlahan sebenarnya Prabowo Subianto dan basis massa NU kini saling berdekatan satu sama lain,” ujarnya.

Adi juga mencatat perubahan sikap basis massa NU yang sebelumnya minim dukungan untuk Prabowo. “Jadi dalam konteks disitu saya membaca bahwa irisan politik ada pertautan yang tidak bisa dipisahkan antara Prabowo dan Nahdlatul Ulama,” tegasnya.

Ia menambahkan, saat ini Prabowo tidak hanya hadir sebagai kepala negara dalam forum NU, tetapi juga memiliki status sebagai anggota organisasi tersebut. “Apalagi per hari ini Prabowo Subianto sudah punya kartu anggota NU,” tandasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button