Politik

Sahroni Prihatin atas Hoaks Kunjungan Prabowo ke Rusia

Jakarta, Maret.id — Beredar luas berbagai video hoaks yang berusaha mem-framing agenda kenegaraan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungannya ke Rusia baru-baru ini.

Video tersebut mencakup momen ketika Presiden Vladimir Putin disebut tidak menggenggam tangan Prabowo dan ketika Menteri Luar Negeri Sugiono terlihat menundukkan kepala seakan-akan tertidur dalam acara Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.

Namun, berdasarkan rekaman utuh, Sugiono ternyata sedang membuka dan membaca buku catatan kecil bersampul merah. Tuduhan bahwa sang menteri tertidur pun dinyatakan tidak berdasar.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menegaskan pentingnya menangani misinformasi yang merusak iklim demokrasi Indonesia. Ia menyebutkan bahwa hoaks dapat mengaburkan kritik konstruktif dari masyarakat.

“Hoaks-hoaks seperti ini berbahaya dan mengadu domba, dan justru akan sangat mengaburkan iklim demokrasi di Indonesia,” tegas Sahroni.

Legislator dari Nasdem ini juga meminta agar aparat penegak hukum mengusut para pelaku penyebaran hoaks, guna menciptakan efek jera.

“Saya rasa pihak berwajib, yaitu kepolisian, harus mulai fokus menyisir hal-hal seperti ini yang terjadi di media sosial,” imbuhnya.

Sahroni menekankan bahwa ruang informasi sudah terlalu sering terganggu oleh kritik tipe hoaks, dan tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button