Politik

BAM DPR Targetkan Penyelesaian Konflik Agraria Jambi 25 Tahun

Jakarta, Maret.id — Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR menunjukkan perhatian serius terhadap konflik agraria yang telah berlangsung selama 25 tahun di Sungai Bungur, Provinsi Jambi.

Persoalan ini mendorong BAM DPR untuk melakukan kunjungan kerja spesifik ke Jambi guna mengevaluasi kondisi masyarakat serta mencari solusi atas konflik lahan yang tak kunjung teratasi.

Wakil Ketua BAM DPR dari Fraksi PDIP, Adian Napitupulu, menegaskan bahwa parlemen tidak akan tinggal diam melihat persoalan yang berdampak terhadap masyarakat selama puluhan tahun.

Perhatian BAM DPR antara lain tertuju pada dugaan tumpang tindih penguasaan lahan land reform seluas 1.500 hektare oleh perusahaan kelapa sawit swasta di wilayah tersebut.

“Kasus ini sudah berjalan seperempat abad tanpa penyelesaian yang berpihak pada keadilan rakyat. Negara harus bertanggung jawab atas keputusan-keputusannya terhadap rakyat,” ungkap Adian di Kompleks DPR, Rabu, 9 September 2026.

BAM DPR RI berkomitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat tersebut. Rencananya, kunjungan ke Jambi akan diarahkan untuk melakukan investigasi dan mediasi dengan pihak-pihak terkait.

“BAM DPR RI berkomitmen untuk mengawal aspirasi ini, dan kami dijadwalkan akan segera turun langsung ke Jambi untuk melakukan investigasi dan mediasi di lapangan,” tegas Wakil Ketua BAM DPR, Panggah Susanto.

Lahan land reform seharusnya dialokasikan negara untuk diredistribusikan kepada petani gurem dan masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya pemerataan ekonomi.

Namun, penyelesaian sengketa di Sungai Bungur yang belum tuntas membuat hak-hak masyarakat terabaikan selama puluhan tahun.

Dalam kunjungan tersebut, BAM DPR RI akan mengumpulkan data dan informasi di lapangan serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait, termasuk manajemen perusahaan sawit, pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan perwakilan masyarakat.

Hasil penelusuran tindakan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk merumuskan solusi konkret terhadap konflik agraria yang telah berlarut-larut.

Langkah BAM DPR RI mendapatkan apresiasi dari warga Sungai Bungur yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

Perwakilan masyarakat, Zuhardiman, mengungkapkan bahwa masyarakat telah lama menanti penyelesaian permanen atas persoalan yang mereka hadapi selama bertahun-tahun.

“Kami bersyukur Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) menindaklanjuti aduan masyarakat dan berharap solusi permanen atas kondisi ini,” kata Zuhardiman.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button