Purbaya Dipecat Usai Copot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Jakarta, Maret.id — Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan mengejutkan banyak pihak. Hal ini terjadi hanya empat hari setelah Purbaya merombak ratusan pejabat di Kementerian Keuangan.
Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, berpendapat bahwa pencopotan ini berkaitan dengan sejumlah isu internal. Isu tersebut mencakup perombakan pejabat, kebijakan restitusi pajak, dan rencana setoran dividen Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebesar Rp120 triliun.
“Jadi persoalan reshuffle Purbaya ini dimulai dari koordinasi internal yang bermasalah, terutama antara Dirjen Bea Cukai dan Dirjen Pajak,” ungkap Bhima.
Purbaya melakukan perombakan besar-besaran pada Kamis, 10 September 2026, mencakup sejumlah unit strategis. Rotasi ini terjadi di jajaran direktorat jenderal dan badan layanan umum, termasuk direksi Special Mission Vehicle (SMV).
Sumber menyebutkan, perombakan tersebut sempat ditentang oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama serta Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto. Keduanya bahkan menolak hadir dalam agenda pelantikan pejabat baru.
Bhima juga mencatat bahwa kebijakan penahanan restitusi pajak menjadi salah satu sumber ketidakpuasan. “Restitusi pajak yang ditahan untuk sejumlah pelaku usaha tidak memberikan kepuasan, karena seharusnya hal itu hanya dilakukan di sektor sumber daya alam,” jelasnya.
Di samping itu, rencana setoran dividen Danantara ke kas negara sebesar Rp120 triliun disebut belum mendapatkan persetujuan dari pihak Danantara. “Ini juga menimbulkan protes keras dari Danantara,” imbuh Bhima.
Purbaya sebelumnya berargumen bahwa perombakan pejabat merupakan langkah untuk menjadikan organisasi Kemenkeu lebih dinamis. “Pelantikan ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bagian dari proses organisasi yang memastikan Kementerian Keuangan terus bergerak dan beradaptasi,” tegasnya.
Namun, hanya empat hari setelah langkah tersebut, Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan. Posisi tersebut kini diisi oleh Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan selama sekitar tujuh tahun.





