Politik

Indonesia dan Bulgaria Perkuat Kemitraan Ekonomi

Jakarta, Maret.id — Pertemuan antara Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dan Delegasi Perwakilan Bulgaria menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Fokus utama pada pertemuan ini adalah kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pertahanan, teknologi, dan ekonomi kreatif menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik yang akan jatuh pada 20 September 2026.

“Selamat datang di Indonesia. Kunjungan ini adalah momen istimewa bagi kedua negara,” tegas Gibran saat menyambut delegasi Bulgaria. Ia menambahkan bahwa hubungan yang telah berjalan selama tujuh dekade ini perlu diperkuat dengan membuka peluang kerja sama baru.

“Saya yakin kunjungan ini dapat lebih mempererat hubungan antara Indonesia dan Bulgaria,” imbuh Gibran. Respons dari DPM Bulgaria, Alexander Poulev, menunjukkan keseriusan negaranya dalam berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Ia menilai persahabatan yang erat menjadi fondasi penting bagi kemitraan ekonomi yang lebih solid.

“Fondasi yang kuat sudah ada untuk membangun kemitraan ekonomi. Bulgaria ingin berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” ungkap Poulev. Ia juga menyampaikan simpati atas bencana alam yang melanda Indonesia dan kesiapan Bulgaria untuk memberikan bantuan.

Dorongan Wapres untuk menjadikan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik sebagai pijakan untuk kerja sama konkret terlihat dalam beberapa sektor strategis. Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta mengungkapkan bahwa pertemuan ini menjajaki peningkatan perdagangan dan investasi dengan memanfaatkan Bulgaria sebagai pintu masuk produk Indonesia ke pasar Uni Eropa.

“Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan perdagangan dan investasi yang lebih strategis,” jelas Anis. Wapres juga mendorong tindak lanjut peluang kerja sama melalui penguatan kerangka perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa.

“Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti berharap Bulgaria dapat mendukung penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA),” tuturnya.

Penguatan kemitraan juga meliputi sektor ekonomi kreatif. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menjelaskan bahwa kolaborasi dapat dibangun melalui pertemuan antarpelaku ekonomi kreatif.

“Kami mengundang delegasi Bulgaria untuk menghadiri World Conference on Creative Economy,” imbuh Irene.

Rangkaian peluang kerja sama yang diusulkan diharapkan dapat menerjemahkan momentum 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria menjadi langkah konkret, termasuk dalam perluasan akses pasar Eropa dan peningkatan sektor agroindustri.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Kemerdekaan Bulgaria yang akan diperingati pada 22 September mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button