Lindungi Peternak Blitar, Rijanto Kerja Sama dengan Pemkab Sumenep

Jakarta, Maret.id — Bupati Blitar Rijanto mengumumkan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk memperkuat pasokan dan distribusi komoditas pangan strategis, khususnya telur. Inisiatif ini bertujuan melindungi peternak Blitar dari penurunan harga akibat surplus produksi telur.
Kerjasama ini ditandai melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama mengenai Pengendalian Inflasi Daerah Komoditas Pangan Strategis di Pendopo Agung Kabupaten Sumenep pada hari Kamis (17/9/2026).
Rijanto hadir bersama Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah serta tim TPID Kabupaten Blitar. Dalam pernyataannya, Rijanto menyampaikan apresiasi terhadap keberanian Pemkab Sumenep untuk menjalin kolaborasi antardaerah.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep atas terjalinnya kerja sama antar daerah ini,” ujar Rijanto, dikutip Jumat (18/9/2026).
Ia menegaskan bahwa kerja sama ini lebih dari sekadar pengendalian inflasi. “Kolaborasi antardaerah diharapkan dapat menjaga pasar komoditas peternakan Blitar,” imbuh Rijanto.
Kabupaten Blitar dikenal sebagai pusat produksi telur, namun seringkali menghadapi masalah ketika produksi melimpah tanpa penyerapan pasar yang memadai. “Kondisi ini dapat membuat harga telur di tingkat peternak turun,” tuturnya.
Rijanto menambahkan, “Kabupaten Blitar memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan dan disinergikan dengan daerah lain, khususnya di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan pariwisata.”
Ia berharap kerjasama dengan Sumenep dapat membuka saluran distribusi baru bagi komoditas pangan asal Blitar. “Surplus produksi tidak hanya menekan harga di tingkat peternak,” jelas Rijanto.
Terbukanya akses distribusi ke wilayah Madura dinilai Rijanto akan membantu menjaga keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar. Ia menekankan, “Dengan demikian, stabilitas harga dapat lebih terjaga dan peternak memperoleh kepastian pasar.”
“Melalui kesepakatan bersama ini, kami berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan strategis sebagai bagian dari upaya mewujudkan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Penandatanganan kesepakatan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, serta perwakilan peternak.





