Jarnas Prabowo

Jakarta, Maret.id — Ketua Umum Jaringan Nasional (Jarnas) For Prabowo-Gibran, Nasarudin, menegaskan pentingnya melindungi kebun sawit milik masyarakat dalam upaya penertiban kawasan hutan.
Pernyataan tersebut disampaikan nasarudin saat bertemu dengan masyarakat di Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada hari Kamis, 17 September 2026. Pertemuan ini difokuskan pada nasib kebun sawit masyarakat yang berada dalam kawasan hutan dan terdampak oleh tindakan pemerintah.
Nasarudin meminta agar pemerintah membedakan antara lahan yang dikuasai secara ilegal oleh pengusaha dengan lahan yang dikelola oleh masyarakat kecil. “Yang kita minta adalah jangan sampai masyarakat kecil menjadi korban,” tegas Nasarudin.
Ia menjelaskan bahwa lahan yang dikuasai secara ilegal harus ditertibkan, tetapi lahan yang sah milik masyarakat harus dilindungi. Nasarudin khususnya menyoroti kebun masyarakat dengan luas lima hektare ke bawah agar tetap bisa dikelola dan tidak terpengaruh dalam proses penertiban oleh Agrinas.
Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah bersama Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) untuk mengusulkan pelepasan lahan masyarakat yang memenuhi syarat dari kawasan hutan menjadi Areal Penggunaan Lain (APL). “Kalau memang itu lahan masyarakat dan memenuhi ketentuan, kita minta diusulkan untuk dilepaskan,” tuturnya.
Nasarudin mengingatkan pentingnya pendataan menyeluruh oleh kepala desa dan masyarakat terkait lokasi, luas lahan, identitas pengelola, dan riwayat penguasaan. “Data harus ada, lahan harus jelas,” imbuhnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak panik dan waspada terhadap informasi yang belum terverifikasi mengenai kebijakan penertiban. Menurutnya, penertiban tetap diperlukan untuk mencegah penguasaan kawasan hutan secara ilegal, tetapi harus memperhatikan nasib petani kecil yang bergantung pada kebun sawit.
Sebagai Ketua Umum PKSPI, Nasarudin menawarkan organisasinya sebagai mitra strategis Agrinas dalam menyelesaikan masalah petani sawit yang lahan mereka terdampak penertiban. “PKSPI siap menjadi mitra strategis Agrinas di seluruh Indonesia,” kata Nasarudin.





