Mendikdasmen Pastikan OSN Dukung Pembinaan Talenta Unggul

Jakarta, Maret.id — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklarifikasi isu tentang nominal hadiah untuk Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 yang sempat beredar di publik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa jumlah uang pembinaan tahun ini akan tetap dipertahankan. “Mudah-mudahan di tahun depan, sistemnya kita perbaiki dan hadiahnya kita tingkatkan lagi,” tutut Mu’ti.
Pernyataan ini disampaikan menyusul banyaknya diskusi di kalangan masyarakat terkait besaran hadiah OSN. Sebelumnya, tersebar informasi bahwa nominal uang pembinaan untuk beberapa jenjang pendidikan dapat menurun.
“Pemerintah juga menyatakan tengah mencari skema pembiayaan agar penghargaan kepada para talenta sains tersebut dapat ditingkatkan pada tahun berikutnya,” imbuh Mu’ti.
Untuk jenjang SD, MI, dan sederajat, peraih medali emas akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp15 juta. Peraih medali perak akan menerima Rp10 juta, sementara medali perunggu mendapatkan Rp5 juta.
Pada jenjang SMP, MTs, dan sederajat, peraih emas juga akan menerima Rp15 juta, perak Rp10 juta, dan perunggu Rp5 juta. Sementara untuk jenjang SMA, MA, SMK, MAK, dan sederajat, besaran penghargaan lebih tinggi, dengan peraih emas mendapatkan Rp25 juta, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp15 juta.
OSN 2026 untuk pendidikan menengah diikuti oleh 566 talenta sains dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkompetisi dalam sembilan bidang, yaitu astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika, kebumian, kimia, dan matematika.
Dari total 566 finalis, sebanyak 45 peserta meraih medali emas, 90 peserta mendapatkan medali perak, dan 135 peserta memperoleh medali perunggu.





