Politik

Doding Dorong Pengembangan Wisata Alam dan Kuliner Trenggalek

Jakarta, Maret.id — Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menekankan pentingnya pengembangan wisata alam pegunungan yang diintegrasikan dengan kuliner lokal untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Potensi pegunungan dan perbukitan di Kabupaten Trenggalek dianggap sebagai aset berharga dalam sektor pariwisata. Menurut Doding, karakter geografis yang dimiliki Trenggalek menawarkan kesempatan besar untuk menciptakan destinasi wisata yang menarik.

“Contohnya di Desa Suruh, Kecamatan Suruh ini. Kecamatan ini banyak ditemui bukit dan ini potensi jika dikembangkan dengan matang,” ujarnya. Ia memuji inisiatif warga dan pengusaha lokal yang mulai menyadari peluang ini dengan menggabungkan keindahan alam dan kuliner khas.

Salah satu contoh yang dijadikan acuan adalah Teras Pawon Lingsir Wengi di Puncak Dawung, Desa Suruh. Lokasi ini menawarkan pengalaman kuliner di tempat yang dikelilingi panorama alam yang indah, sejuk, dan jauh dari keramaian kota.

“Trenggalek itu ramahnya luar biasa. Kalau blusukan ke desa-desa, disapa warga dengan ramah,” tegas Doding yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek.

Konsep wisata kuliner berbasis alam ini dinilai dapat memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati pemandangan pedesaan dan keanekaragaman sajian kuliner.

Pengunjung akan disuguhkan panorama alami yang asri beserta pilihan makanan yang beragam, dari masakan tradisional Jawa hingga olahan hasil laut yang merupakan kekayaan kuliner Trenggalek.

“Jangan salah, Trenggalek itu juga surganya perikanan, utamanya laut. Nasi gegok itu khasnya Trenggalek dengan menu ikan laut dipadu sambal,” kata Doding.

Doding menegaskan bahwa pengembangan wisata yang melibatkan potensi lokal akan memberikan manfaat yang lebih luas, menciptakan destinasi baru sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Misalnya, keberadaan usaha kuliner di Desa Suruh telah menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga setempat. “Setidaknya ini menjadi ruang bagi pelaku UKM Desa Suruh untuk tumbuh dan berkembang,” imbuhnya.

Dengan harapan, potensi alam di desa-desa Trenggalek dapat berkembang dengan pendekatan yang sama, Doding mengusulkan agar wisata alam, kuliner, keramahan masyarakat, dan produk lokal dikemas menjadi satu kekuatan untuk memperkuat identitas destinasi Trenggalek.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button