Politik

PDI Perjuangan Trenggalek Distribusikan Air Bersih untuk Warga

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek aktif memberikan bantuan air bersih kepada warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air menjelang puncak musim kemarau. Sejumlah desa terpencil yang jauh dari sumber air menjadi target utama dalam program bantuan ini.

Kali ini, bantuan air bersih disalurkan ke Desa Dongko, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek. Ribuan liter air ditransfer ke beberapa kampung yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Saat truk tangki yang memiliki logo PDI Perjuangan tiba, warga segera menyambut kedatangan tersebut. Mereka berkolaborasi untuk mengarahkan selang dari tangki menuju tempat penampungan air.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyatakan bahwa penyaluran air bersih adalah bagian dari program kepedulian partai. “Sesuai dengan arahan partai, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek rutin menggelontor air bersih,” tuturnya.

Bupati Trenggalek yang akrab disapa Mas Ipin juga menegaskan bahwa bantuan ini sepenuhnya bersumber dari partai untuk meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. Saat ini, sejumlah wilayah di Trenggalek sudah memasuki puncak musim kemarau, menyebabkan debit air di sumur semakin menurun.

Karena situasi tersebut, program droping air bersih akan berlanjut di wilayah-wilayah yang sangat membutuhkan. Prioritas diberikan kepada komunitas yang benar-benar kesulitan memperoleh air.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, menambahkan bahwa penyaluran air bersih tidak hanya terbatas di Desa Dongko. “Bukan hanya di Dongko, di Kecamatan Bendungan, Pogalan dan lain sebagainya juga rutin kami droping air. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga,” kata Doding.

Bantuan air bersih dipandang sebagai bentuk kehadiran partai di tengah masyarakat, terutama saat mereka mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar akibat kemarau. Distribusi air dilakukan dengan menargetkan wilayah yang sumber airnya terbatas.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga turut berperan dengan menyalurkan bantuan air bersih melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). BPBD Trenggalek secara rutin mendistribusikan air ke beberapa lokasi yang mengalami kekeringan.

Menurut data dari Pemkab Trenggalek, setidaknya terdapat 15 desa yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Beberapa waktu sebelumnya, BPBD juga telah menyalurkan bantuan air bersih ke lima desa di Kecamatan Panggul.

Kolaborasi berbagai pihak dalam penyaluran air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil dan jauh dari sumber air.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button