Politik

Reshuffle Kabinet Harus Berdampak Positif untuk Negara

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan signifikan dalam Kabinet Merah Putih. Pergantian tersebut mencakup posisi menteri, pejabat setingkat menteri, serta pimpinan lembaga negara.

Pengamat politik Adi Prayitno menyatakan bahwa reshuffle harusnya lebih dari sekadar pergantian personel. “Semoga makin memperbaiki kinerja pemerintah, bukan hanya ganti pemain,” tutur Adi.

Direktur Parameter Politik Indonesia ini juga menekankan pentingnya pergantian pejabat untuk menjawab kritik publik terhadap beberapa figur yang dianggap kontroversial. “Publik berharap menteri kontroversial diganti biar tak jadi beban bagi pemerintah,” tegasnya.

Dengan komposisi baru ini, masyarakat kini menantikan efektivitas para pejabat baru dalam menjalankan agenda pemerintahan. Dalam reshuffle ini, Bahlil Lahadalia ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, serta merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Sugiono diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, sementara Dudung Abdurachman menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Arrmanatha Christiawan Nasir ditetapkan sebagai Menteri Luar Negeri, sedangkan Muhamad Sarmuji menjadi Menteri Perindustrian.

Di level wakil menteri koordinator, Drajat Hariwibowo ditunjuk sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Selain itu, reshuffle juga menyentuh tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Komjen Pol Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, sementara Komjen Pol Wahyu Adiningrat dipercaya sebagai Wakapolri. Listyo Sigit Prabowo selanjutnya diangkat menjadi Kepala Staf Kepresidenan.

Komjen Pol Dedy Prasetyo mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Badan Reforma Agraria. Nuzran Joher juga ditunjuk sebagai Kepala Ombudsman Republik Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, pemerintah memberikan penghargaan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas pengabdiannya selama menjabat Kapolri pada periode 2021–2026.

Komjen Pol Dedy Prasetyo juga menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana sebagai penghargaan atas dedikasinya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button