Amithya Soroti Urgensi Retreat Kepala Sekolah Malang di Tengah Efisiensi Anggaran

Jakarta, Maret.id — Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota Malang untuk meninjau kembali rencana retreat bagi kepala sekolah yang akan diambil dari anggaran APBD.
Ia mempertanyakan efektivitas rencana tersebut di tengah kebijakan efisiensi, dan menekankan bahwa peningkatan kualitas kepala sekolah perlu diarahkan pada perbaikan tata kelola sumber daya manusia (SDM) pendidikan yang lebih sistematis.
“Retreat bukan satu-satunya cara untuk meningkatkan kapasitas kepala sekolah,” tegas Amithya, Jumat (9/10/2026).
Pemerintah, tuturnya, perlu memastikan setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki tujuan yang jelas, relevan dengan tantangan di lapangan, serta dapat dievaluasi hasilnya.
Amithya menilai bahwa pembenahan tata kelola SDM pendidikan sebaiknya dimulai dari proses penyaringan dan penempatan kepala sekolah serta evaluasi kinerja di masing-masing satuan pendidikan.
Pendekatan ini, sambungnya, lebih efektif dalam mengidentifikasi permasalahan dan menentukan langkah perbaikan dibandingkan dengan hanya mengandalkan kegiatan jangka pendek yang kurang terukur.
“Saya berharap Pemkot Malang menyusun skema yang lebih terarah agar program peningkatan kualitas kepala sekolah benar-benar menjawab kebutuhan sekolah,” harap Amithya.
Ia juga mengungkapkan pentingnya melibatkan dewan pengawas sekolah dan dewan pendidikan untuk memetakan permasalahan pendidikan secara menyeluruh.
“Kita kan juga punya dewan pengawas sekolah dan dewan pendidikan. Kenapa tidak mulai dari situ?” sambungnya.
Langkah ini, lanjutnya, akan memastikan kebijakan yang disusun tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas, tetapi juga berangkat dari diagnosis masalah yang nyata di lapangan.
Amithya menekankan bahwa penggunaan anggaran pendidikan harus mempertimbangkan efektivitas program serta dampaknya terhadap kualitas tata kelola sekolah.
Dengan demikian, rencana retreat kepala sekolah perlu ditelaah secara menyeluruh agar selaras dengan prioritas perbaikan pendidikan di Kota Malang.





