Politik

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Dukung Parlemen Dunia

Jakarta, Maret.id — Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan harapannya terhadap Milton Dick, yang baru saja terpilih sebagai Presiden ke-32 Inter-Parliamentary Union (IPU). Puan menginginkan Dick mampu memperkuat peran parlemen dunia dalam menghadapi tantangan geopolitik dan sosial yang semakin kompleks.

Milton Dick, yang merupakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Australia, terpilih untuk masa jabatan 2026–2029. Ia memperoleh 56 persen suara dalam pemungutan suara pada Sidang Umum IPU ke-153 di Arusha, Tanzania, pada 9 Oktober 2026.

Puan menyampaikan selamat kepada Milton Dick atas terpilihnya sebagai Ketua IPU. “Kami menantikan gebrakan dan inovasi Mr. Milton Dick dalam memimpin IPU,” tegas Puan.

Ia menekankan pentingnya peran IPU di tengah dinamika global yang tidak menentu. Puan menjelaskan, forum parlemen dunia tersebut harus lebih aktif dalam menangani isu-isu geopolitik dan tantangan ekonomi yang berdampak pada masyarakat.

“Peran sentral IPU harus semakin ditingkatkan dalam menangani isu-isu geopolitik yang semakin kompleks,” ujarnya. Puan juga memberikan apresiasi kepada Presiden IPU sebelumnya, Tulia Ackson dari Tanzania, atas kepemimpinannya selama tiga tahun.

Dalam rangkaian Sidang Umum IPU ke-153, Puan menegaskan bahwa parlemen memiliki tanggung jawab untuk menghubungkan kedaulatan rakyat dengan pelaksanaan kekuasaan negara. Ia mengatakan, fungsi legislasi dan pengawasan harus memastikan aspirasi masyarakat diterjemahkan menjadi kebijakan publik yang berdampak nyata.

“Parlemen adalah institusi yang harus mengubah suara rakyat menjadi hukum dan kebijakan publik,” tuturnya. Keberhasilan parlemen, lanjut Puan, tidak hanya diukur dari kebijakan yang tampak baik di atas kertas, tetapi juga yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Puan juga mendorong penguatan kerja sama antarparlemen untuk mendukung multilateralisme dan pembangunan berkelanjutan. “Kita harus memastikan globalisasi tidak memisahkan ekonomi dari demokrasi,” imbuhnya.

Melalui IPU, Puan berharap parlemen berbagai negara dapat membangun tatanan global yang lebih adil dan manusiawi. Kehadiran Puan dalam Sidang Umum IPU ke-153 menjadi bagian dari diplomasi parlemen Indonesia.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menjelaskan bahwa partisipasi Ketua DPR RI berkaitan erat dengan pemilihan Presiden IPU yang berlangsung setiap tiga tahun. “Hadirnya Puan juga merupakan dukungan terhadap proses pemilihan dan solidaritas kepada para kandidat,” sambung Irine.

Dalam agenda di Arusha, Puan didampingi oleh Irine, anggota Komisi XII DPR RI Shanty Alda Nathalia, serta Duta Besar RI untuk Tanzania, Tri Yogo Jatmiko.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button