Politik

Gerakan Pangan Murah di Blitar, Rijanto Ajak Warga Hemat

Jakarta, Maret.id — Bupati Blitar, Rijanto, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Gerakan Pangan Murah di Gandusari. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan meringankan pengeluaran rumah tangga.

Rijanto menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri Gerakan Pangan Murah Serentak di Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada setiap 16 Oktober.

“Manfaatkan dengan baik. Jangan sampai terlewat. Ini untuk membantu meringankan pengeluaran bapak ibu semua,” ujar Rijanto.

Dalam acara itu, sejumlah bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur disediakan dengan harga terjangkau. Komoditas tersebut dipilih karena merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Rijanto menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan upaya pemerintah untuk menyediakan bahan pangan bergizi dan berkualitas dengan harga yang dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. “Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menyediakan bahan pangan yang bergizi, sehat, dan berkualitas dengan harga terjangkau,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Kegiatan tersebut tidak hanya membantu daya beli masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat menjaga ketersediaan stok pangan di Kabupaten Blitar. Hal ini penting untuk memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Blitar, Setiyana, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan membantu pengendalian inflasi daerah.

Menurut Setiyana, fluktuasi harga kebutuhan pokok menjadi tantangan yang harus diantisipasi. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen memberikan akses terhadap pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama untuk komoditas vital.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menjembatani kebutuhan warga dengan ketersediaan bahan pokok yang dapat dibeli dengan harga di bawah pasaran. Pemantauan harga dan ketersediaan pangan juga dianggap krusial dalam menjaga daya beli masyarakat.

Kegiatan di Desa Gadungan itu dihadiri oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Blitar, unsur Muspika Kecamatan Gandusari, serta kepala desa di Kecamatan Gandusari yang turut memantau pelaksanaan pasar murah.

Pemerintah Kabupaten Blitar berharap Gerakan Pangan Murah akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung upaya menjaga stabilitas harga serta ketahanan pangan daerah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button