Anggaran Surabaya 2027 Utamakan Pendidikan dan Penanganan Banjir

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Kota Surabaya mengumumkan prioritas dalam penyusunan anggaran 2027, dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir. Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh warga Surabaya, termasuk keluarga kurang mampu, dapat mengakses pelayanan dasar yang memadai.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa penentuan prioritas anggaran harus didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat. Ia menyatakan pentingnya anggaran yang dialokasikan memberikan manfaat langsung bagi warga di tengah keterbatasan keuangan daerah.
“Saya sudah menyampaikan kepada Sekretaris Daerah dan tim anggaran agar berkoordinasi dengan DPRD untuk menentukan prioritas. Pada 2027, yang kita utamakan adalah pelayanan dasar, yaitu pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir,” ujar Eri, pada Jumat (23/10/2026).
Di sektor pendidikan, perbaikan akan menyentuh berbagai aspek mulai dari kegiatan belajar mengajar hingga fasilitas yang digunakan oleh siswa. Pemkot Surabaya berkomitmen untuk memperbaiki fasilitas seperti kamar mandi, ruang kelas, dan lingkungan sekolah.
Eri menekankan pentingnya kualitas pelayanan di sekolah negeri, tanpa memandang latar belakang ekonomi siswa. “Anak dari keluarga kurang mampu tetap berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang layak,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa sekolah negeri seharusnya memberikan pelayanan yang setara, terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin. Pemerintah, tutur Eri, harus berperan aktif untuk memastikan akses pendidikan yang berkualitas.
Selain itu, Pemkot berencana untuk memperkuat tata kelola pendidikan, sehingga perlengkapan sekolah tidak membebani orang tua. Penyeragaman seragam dan pengawasan harga menjadi langkah strategis dalam menciptakan kebijakan pendidikan yang lebih terjangkau.
Di bidang kesehatan, fokus utama akan diberikan pada rehabilitasi puskesmas yang memerlukan perbaikan dan penataan ruang pelayanan. Pemkot ingin memastikan fasilitas kesehatan pemerintah nyaman dan mendukung mutu pelayanan yang baik.
Eri juga mengungkapkan perhatian terhadap penataan ruang tunggu agar pasien dapat menunggu dengan tertib. “Saya ingin pemerintah benar-benar hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.
Selain pendidikan dan kesehatan, penanganan banjir tetap menjadi perhatian utama dalam rencana anggaran 2027. Eri menekankan bahwa semua kebijakan anggaran harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, terutama dalam menjamin akses terhadap layanan dasar yang berkualitas.
“Pendidikan dan kesehatan adalah pelayanan dasar yang harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, fasilitasnya harus layak, pelayanannya harus baik,” pungkasnya.





