Politik

Golkar Maksimalkan MDI untuk Sosialisasi Program Prabowo ke Umat!

Jakarta, Maret.id — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Gubernur Lemhannas, Tubagus Ace Hasan Syadzily, menyatakan bahwa Majelis Da’wah Islamiyah (MDI) sejak awal didirikan untuk menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan kalangan ulama.

Menurut Ace, MDI memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan program-program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Kita memastikan program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo bisa diwujudkan terutama dalam menjembatani, menjadi alat komunikasi, instrumen komunikasi dari pemerintah untuk umat,” ujarnya saat acara peringatan HUT ke-48 MDI di Jakarta, pada Minggu, 24 Mei 2026.

Kepentingan Pendekatan ke Pesantren

Ace menyampaikan bahwa pendekatan kepada kalangan pesantren, ulama, kiai, dan ustaz adalah bagian penting dalam membangun dukungan masyarakat terhadap program pemerintah. Ia menekankan relevansi peran MDI dalam konteks saat ini, di mana komunikasi yang efektif dengan tokoh agama dapat membawa dampak positif terhadap penerimaan program-program pemerintah.

“MDI inilah sebagai instrumennya,” tambah Ace, menyoroti bahwa MDI selama ini telah berfungsi sebagai salah satu instrumen Golkar untuk menjangkau masyarakat akar rumput, yang memiliki kedekatan dengan tokoh agama. Program-program pemerintah, seperti penghematan energi dan agenda pembangunan nasional, dapat lebih mudah dipahami oleh masyarakat melalui jaringan dakwah dan pesantren yang dibina oleh MDI.

Rekor Musabaqah Tilawatil Quran

Selain menyoroti komunikasi yang dijalankan oleh MDI, Ace juga memberikan apresiasi terhadap pencapaian organisasi tersebut, yang mencatatkan rekor dalam penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) untuk penyandang disabilitas. Kegiatan ini bukan hanya menunjukkan keberhasilan dari MDI, tetapi juga menunjukkan bahwa Golkar memiliki komitmen untuk inklusi sosial.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa Golkar dan MDI ingin menunjukkan sikap inklusif terhadap kelompok masyarakat yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. “Kita ingin menunjukkan bahwa kita peduli kepada semua elemen masyarakat, termasuk yang memiliki keterbatasan,” jelasnya.

Pentingnya Komunikasi Dua Arah

Ace juga menekankan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, terutama melalui ulama dan tokoh agama, adalah kunci dalam menyukseskan program-program pembangunan. Ia menekankan bahwa MDI harus terus berperan aktif dalam menjalin hubungan erat dengan berbagai lapisan masyarakat.

“Melalui MDI, kita ingin memastikan bahwa pesan-pesan pemerintah bisa tersampaikan dengan baik dan diterima oleh umat tanpa adanya kendala,” tutup Ace.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button