Pemerintah Tegaskan Transisi BGN Tak Akan Ganggu Pelaksanaan MBG!

Jakarta, Maret.id — Komitmen untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik di tengah perubahan kepemimpinan di Badan Geologi Nasional (BGN) dinyatakan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, pada Selasa, 2 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama dan tidak boleh ada gangguan.
Pentingnya Layanan Masyarakat yang Stabil
Seluruh unit kerja di BGN diinstruksikan untuk melaksanakan tugasnya dengan baik selama masa transisi ini. Menteri Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan program-program yang ada di BGN akan tetap berjalan seperti yang direncanakan.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali,” ujarnya dengan tegas. Pernyataan ini menjadi penting di tengah adanya perubahan struktur kepemimpinan di lembaga tersebut.
Perubahan Kepemimpinan di BGN
Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan perubahan jajaran kepala BGN dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala BGN dan melepas Lodewijk Pusung serta Sony Sanjaya dari posisi Wakil Kepala BGN.
Sebagai langkah strategis dalam revitalisasi organisasi, Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang untuk mengisi posisi Kepala BGN yang baru. Nanik Deyang akan didampingi oleh Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN, sebuah langkah yang diharapkan dapat membawa inovasi dan efisiensi dalam pelayanan publik.
Harapan untuk Masa Depan BGN
Dengan adanya perubahan ini, pemerintah berharap agar BGN dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu menjawab tantangan yang ada. Proses evaluasi yang tengah berlangsung diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih baik.
Sikap percaya diri pemerintah saat ini menunjukkan komitmen yang nyata dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah dinamika yang terjadi dalam struktur organisasi pemerintah. “Kami berkomitmen untuk memastikan semua layanan kepada masyarakat tetap terjaga,” tutup Prasetyo di akhir konferensi pers.





