Politik

Kritik Amien Rais: Momentum untuk Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Jakarta, Maret.id — Prof. Suparji Ahmad, pakar hukum pidana dari Universitas Al-Azhar Indonesia, menekankan perlunya manajemen pemerintahan yang cepat dan efektif agar berbagai persoalan kebangsaan dan kerakyatan dapat segera diselesaikan. Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi Obor Rakyat Reborn bertajuk “Antara Prabowo, Teddy, dan Amien Rais” di Cikini, Menteng, Jakarta, Sabtu 9 Mei 2026.

Manajemen Pemerintahan yang Responsif

Menurut Suparji, kondisi nasional saat ini menuntut pengelolaan pemerintahan yang responsif sehingga hambatan dalam penyelesaian masalah publik dapat diminimalkan. “Prabowo bisa lebih dekat dengan rakyat, lebih dekat dengan para anggota kabinetnya dan jajaran pemerintahan lainnya,” ujar Suparji dalam diskusi tersebut. Ia menegaskan bahwa kecepatan dan efektivitas manajemen menjadi kunci agar kebijakan dan program dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Pentingnya Hubungan Solid antara Presiden dan Pembantu Pemerintah

Suparji juga menggarisbawahi pentingnya hubungan yang solid antara presiden dan para pembantunya di kabinet untuk mencegah munculnya kendala teknis yang mengganggu jalannya pemerintahan. “Tidak ada hal-hal teknis yang kemudian menyebabkan itu menjadi kendala dalam menjalankan tugas-tugas sebagai seorang presiden,” kata Suparji. Dengan hubungan kerja yang erat, menurutnya, koordinasi antar-institusi dan implementasi kebijakan di lapangan akan lebih lancar.

Pernyataan Suparji memberikan sorotan pada kebutuhan perbaikan tata kelola dan komunikasi internal pemerintahan sebagai upaya mempercepat penyelesaian masalah-masalah yang menyentuh kepentingan publik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button