Kenaikan Harga Pertamax, Pengemudi Ojol Tetap Mengandalkan Pertalite

Jakarta, Maret.id — Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) kini tetap mengandalkan bahan bakar Pertalite meskipun harga Pertamax mengalami kenaikan. Keputusan ini diambil mengingat dampak langsung dari perubahan harga bahan bakar non-subsidi tersebut belum terasa signifikan bagi mereka.
Kondisi Terkini Pengemudi Ojol
Pengemudi ojek online prioritaskan keberlangsungan pesanan harian mereka dibandingkan dengan jenis bahan bakar yang digunakan. Kenaikan harga Pertamax dalam beberapa waktu terakhir tidak berdampak besar pada penggunaan bahan bakar harian, meskipun pengemudi mengkhawatirkan peningkatan biaya operasional.
Abdulloh, seorang pengemudi ojol berusia 40 tahun dari Depok, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa ia masih menggunakan Pertalite untuk keperluan sehari-hari meskipun harga Pertamax mengalami kenaikan. “Kenaikan harga BBM non-subsidi, khususnya Pertamax saat ini belum berdampak signifikan, tetapi saya percaya bahwa akan ada dampaknya juga lama kelamaan,” ungkapnya.
Pendapatan Pengemudi Makin Tertekan
Abdulloh menambahkan bahwa pendapatan tidak lagi setinggi beberapa tahun lalu. Ia merasakan biaya bahan bakar kini menjadi salah satu pengeluaran terbesar dibandingkan dengan jumlah pesanan yang semakin sulit diperoleh. “Kalau orderan tidak sampai 10, itu sangat disayangkan. Jadi sangat penting untuk mempertahankan jumlah orderan,” jelasnya.
Senada dengan Abdulloh, pengemudi lain yang bernama Aziz juga mengungkapkan ketergantungannya pada Pertalite. Ia merasa bahwa penyesuaian harga Pertamax memaksanya untuk lebih ketat dalam mengatur pengeluaran bahan bakar untuk aktivitas harian berkendara. “Kenaikan harga membuat kami lebih berhati-hati dalam memilih bahan bakar,” ucap Aziz.
Harapan Pengemudi Terhadap Pemerintah
Banyak pengemudi ojol berharap agar pemerintah dan aplikator layanan ojek online dapat memperkuat perlindungan serta kesejahteraan mitra mereka. Mereka sangat menginginkan langkah konkret dari pihak terkait untuk mempertahankan pendapatan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Sebagai penutup, saat ini, pengemudi ojek online lebih memilih untuk terus menggunakan Pertalite dalam operasional sehari-hari mereka. Sementara itu, mereka terus memantau perkembangan harga bahan bakar dan berharap agar tidak terjadi dampak yang signifikan dari kenaikan harga Pertamax di masa depan.





