Ekonomi

Madu Indonesia Menarik Perhatian Ritel Arab Saudi dengan Potensi Rp1,6 Miliar

Jakarta, Maret.id — Produk madu dari Indonesia semakin diminati di pasar internasional, khususnya di Arab Saudi. PT Imago Honey, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan madu, baru-baru ini menerima tawaran untuk memasok produknya ke Lulu Hypermarket, jaringan ritel terbesar di Arab Saudi dengan potensi transaksi mencapai sebesar Rp1,6 miliar.

Peluang Ekspor Melalui Business Matching

Penawaran tersebut muncul dari kegiatan penjajakan bisnis yang dilakukan secara virtual pada 21 Mei 2026. Dalam acara tersebut, PT Imago Honey menawarkan varian produknya, Imago Itox Honey Neo, yang dianggap memiliki daya tarik tersendiri oleh para pembeli di Arab Saudi.

“Ini adalah langkah besar bagi kami untuk menembus pasar Arab Saudi. Madu kami sudah mendapat perhatian melalui dukungan dan pengujian kualitas dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang memastikan mutu produk kami,” jelas Zulvri Yeni, Atase Perdagangan RI di Riyadh.

Keunggulan Produk dan Sertifikasi

PT Imago Honey telah mempersiapkan diri dengan baik dan membawa sertifikasi penting seperti HACCP, BPOM, Halal Indonesia, SNI, dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Dengan sertifikasi tersebut, produk madu ini tidak hanya mematuhi standar dalam negeri tetapi juga siap bersaing di pasar internasional.

“Dengan berbagai sertifikasi yang kami miliki, kami percaya produk kami memiliki kualitas tinggi dan dapat diterima oleh pasar internasional. Kami telah berhasil memasuki beberapa pasar seperti Uni Emirat Arab, Korea Selatan, dan Thailand,” paparnya.

Direktur Lulu Retail untuk Indonesia dan Malaysia, Shihab Yousaf, juga memberikan pendapat positif terkait potensi produk madu dari Indonesia. Ia menyoroti cita rasa rempah yang khas dari madu Indonesia sebagai salah satu nilai jual yang membedakan produk tersebut dari kompetitornya.

Prospek Perdagangan Indonesia dan Arab Saudi

CEO PT Imago Honey, Henry, memastikan bahwa perusahaan akan terus menjaga kualitas dan higienitas produk sesuai dengan standar internasional. Komitmen ini sangat penting, terutama dalam memenuhi ekspektasi para mitra dari luar negeri.

Berdasarkan data dari Atase Perdagangan RI di Riyadh, nilai perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi pada periode Januari hingga April 2026 mencapai USD1,59 miliar. Sementara, total perdagangan kedua negara sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar USD6,53 miliar. Ini menunjukkan adanya hubungan perdagangan yang semakin kuat antara kedua negara.

Dengan adanya potensi ini, PT Imago Honey berada di jalur yang tepat untuk memperluas jangkauan produknya di pasar global, khususnya di negara-negara yang memiliki permintaan tinggi terhadap produk alami seperti madu. Keberhasilan dalam meraih kesepakatan ini juga menandakan bahwa produk Indonesia dapat bersaing secara internasional.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button