Ekonomi

KAI Mengajak Pengendara untuk Disiplin dan Mengimbau Warga Menjauh dari Jalur Rel

Jakarta, Maret.id — PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin saat melewati area perlintasan sebidang. Imbauan ini disampaikan sebagai upaya mengantisipasi potensi kecelakaan yang dapat mengakibatkan fatalitas, serta untuk menjaga keselamatan bersama selama perjalanan.

Pentingnya Keselamatan di Perlintasan Kereta

Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama menjelang akhir pekan, manajemen KAI merasa perlu untuk memperkuat edukasi tentang bahaya yang mengancam di area jalur rel. KAI meminta masyarakat untuk tidak mendekati jalur rel di area yang bukan perlintasan aktif demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menekankan bahwa kedisiplinan dalam berlalu lintas sangat berpengaruh terhadap keselamatan. Hingga 14 Juni 2026, tercatat ada sebanyak 128 kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh pengendara yang nekat menerobos pintu perlintasan.

Statistik Kecelakaan dan Penyebabnya

Dari jumlah kecelakaan tersebut, sebanyak 113 insiden terjadi akibat kendaraan yang menerobos palang pintu kereta. Selain itu, KAI juga mendapati 252 kejadian temperan di sepanjang jalur nonperlintasan kereta aktif, dengan 235 di antaranya melibatkan orang di lapangan.

Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI, mengingatkan agar masyarakat selalu waspada saat mendekati jalur rel. Menurutnya, keputusan untuk berhenti saat palang pintu mulai turun atau ketika sinyal berbunyi sangat penting untuk mencegah kecelakaan. KAI bersikeras bahwa keselamatan dimulai dari keputusan kecil yang diambil sebelum menyeberang.

Kerjasama dengan Komunitas Railfans

KAI mencatat ada 3.674 perlintasan sebidang di seluruh Indonesia, dengan 903 di antaranya tidak terdaftar dan tidak memiliki petugas yang menjaga. Perusahaan berhasil menutup 150 dari 172 titik perlintasan sebidang yang menjadi prioritas utama, mencapai tingkat keberhasilan 87 persen.

Anne juga mengapresiasi kontribusi komunitas pencinta kereta api dalam menyampaikan pesan keselamatan. Saat ini, KAI membina 56 komunitas railfans dengan total 6.455 anggota aktif yang turut berperan dalam edukasi keselamatan di masyarakat.

Sosialisasi keselamatan baru-baru ini diadakan pada tanggal 20 Juni 2026 di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan anggota komunitas railfans yang bersama-sama menyampaikan pesan pentingnya menjaga keselamatan di perlintasan kereta dan area sekitarnya.

Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya di jalur rel serta mendorong perilaku disiplin dalam berlalu lintas untuk keselamatan bersama. KAI berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi demi menciptakan lingkungan yang lebih aman di sekitar jalur kereta api.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button