Jumlah Pelanggan KA Lembah Anai Melonjak 206,50 Persen Mencerminkan Peningkatan Permintaan Transportasi Ramah Lingkungan di Indonesia

Jakarta, Maret.id — Layanan kereta api (KA) Lembah Anai di Sumatra Barat mencatatkan jumlah penumpang mencapai 130.504 orang sejak awal tahun. Angka ini mengalami lonjakan signifikan sebesar 206,50 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Sejak awal tahun, terdapat penambahan 87.925 pelanggan kereta di wilayah Sumatra Barat. Kenaikan jumlah penumpang ini didorong oleh pertumbuhan konsisten tingkat keterisian armada setiap bulannya.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan kinerja angkutan penumpang pada 21 Juni 2026. Laporan tersebut menunjukkan peningkatan jumlah pengguna jasa transportasi rel dari bulan ke bulan.
Pada Januari 2026, jumlah penumpang tercatat 24.494 orang, meningkat dari 9.930 penumpang di bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Adapun pada Februari, keterisian gerbong mencapai 22.111 penumpang dari 7.243 orang sebelumnya.
Kenaikan berlanjut pada Maret dengan 28.500 pengguna kereta, dibandingkan dengan 6.349 penumpang pada periode yang sama tahun lalu. Data untuk April menunjukkan 29.737 orang menggunakan layanan kereta, meningkat dari 10.767 orang.
“Jumlah keterisian gerbong pada Mei mencapai 25.662 pelanggan dari tahun sebelumnya yang hanya 8.290 penumpang,” ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
Anne menambahkan, “KA Lembah Anai memiliki kedekatan dengan kehidupan masyarakat Sumatra Barat. Peningkatan pelanggan pada Januari-Mei 2026 menunjukkan layanan lokal semakin dibutuhkan karena dekat, terjangkau, dan memberi kepastian waktu perjalanan.”
Rute perjalanan KA Lembah Anai menghubungkan Kayutanam ke Padang, melayani sejumlah wilayah seperti Sicincin, Lubuk Alung, Duku, Tabing, Alai, hingga Stasiun Padang.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total penduduk di Kabupaten Padang Pariaman mencapai 467.038 jiwa. Empat kecamatan yang berada di sepanjang rute kereta ini dihuni oleh lebih dari 160.500 jiwa masyarakat lokal.
Sementara itu, Kota Padang memiliki populasi sekitar 965.100 jiwa berdasarkan data resmi pemerintah. Tingginya angka populasi ini mendorong kebutuhan mobilitas masyarakat sehari-hari menuju pusat tujuan perjalanan.
Anne menekankan komitmen KAI dalam menjaga keselamatan operasional kereta api. Kecamatan Batang Anai dan Lubuak Aluang diketahui sebagai wilayah dengan populasi terbesar di Padang Pariaman.
“Dibalik setiap perjalanan, ada cerita keluarga, pelajar, pekerja, pedagang, wisatawan, serta pelaku UMKM yang saling terhubung melalui layanan kereta api. KAI terus memastikan KA Lembah Anai tetap aman, nyaman, terjangkau, dan mudah diakses,” tutur Anne.
Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI, mengungkapkan harapan terkait peningkatan jumlah okupansi. Ia menyebut, “Kami ingin KA Lembah Anai terus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatra Barat. Layanan ini menghubungkan tempat, menghidupkan perjalanan, dan membantu masyarakat menikmati daerahnya sendiri dengan cara yang aman, nyaman, dan menyenangkan.”





