Ekonomi

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sinkronisasi Data Penerima Prioritas MBG untuk Efisiensi Anggaran dan Peningkatan Dampak Ekonomi…

Jakarta, Maret.id — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Kepala Badan Kependudukan Wihaji mengatakan sedang melakukan sinkronisasi data bersama Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendata ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai target prioritas penerima Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wihaji mengatakan koordinasi dengan BGN mencakup pembahasan data penerima manfaat hingga menu MBG.

“Kebetulan kita dapat amanah Perpres 115 Pasal 47, tugas kita mendistribusikan dan mengedukasi. Karena itu, kita laporkan tadi bahwa ada beberapa yang menjadi evaluasi kita, tapi yang lebih baik adalah hari ini dan kemarin kita sudah mulai koordinasi dengan Kepala BGN baru berkenaan dengan regulasi yang berkenaan MBG 3B. Baik datanya, menunya, maupun penerima manfaatnya…” ujar Wihaji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Kepala Badan Kependudukan.

Pernyataan tersebut disampaikan di Kompleks Parlemen Senaya Jakarta, Rabu (24/6/2026).

“Itu yang mulai kita koordinasikan dan kita juga mengundang rapat dari BGN untuk mensinkronkan biar nanti ke depan pengejaran kualitas ini yang lebih dikedepankan…” ujar Wihaji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Kepala Badan Kependudukan.

Wihaji belum merinci angka pasti jumlah penerima manfaat MBG prioritas karena dinilai bersifat dinamis dan dapat berubah.

“Masih kita sinkronkan. Karena kalau kita kan gini, MBG 3B ini kan unpredictable (tidak bisa diprediksi). Contoh ibu hamil. Hari ini ibu hamil, nanti minggu depan ada ibu hamil kan nambah lagi. Jadi terus (bergerak). Cuma kita ada dua: satu proyeksi, dua memang kita lagi sinkronkan bener enggak…” ujar Wihaji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Kepala Badan Kependudukan.

Untuk mendapatkan data yang akurat, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga turun ke lapangan guna mendata jumlah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Memang belum kita sampaikan secara riil tentang apa datanya yang kita ambil, karena saya minta seluruh lini lapangan yang menjadi Tim Pendamping Keluarga tolong datanya dikasih ke kita, nanti saya sinkronkan dengan BGN biar nanti ketemu gitu. Nanti setelah sinkron nanti saya laporkan kepada teman-teman media…” ujar Wihaji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Kepala Badan Kependudukan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button