Ekonomi

PAM Jaya Tunda IPO Tahun Ini, Menunggu Pasar Modal Stabil

Jakarta, Maret.id — PT PAM Jaya membatalkan rencana pencatatan saham melalui Initial Public Offering (IPO) pada tahun ini setelah mempertimbangkan kondisi pasar dan perekonomian global.

Keputusan pembatalan itu disampaikan oleh Direktur Utama PT PAM Jaya, Arief Nasrudin.

Pernyataan resmi disampaikan di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026.

“Ya, Pak Gubernur memang menyampaikan demikian (IPO). Tetapi, sekali lagi memang Pak Gubernur meminta kita cermat melihat pasar saat ini, situasi yang harus benar-benar stabil, aman,” ujar Arief Nasrudin, Direktur Utama PT PAM Jaya.

Arief menjelaskan bahwa gejolak geopolitik dan kondisi ekonomi global menjadi faktor kunci yang membuat perusahaan menunda langkah ke pasar modal.

“Sebenarnya, kita targetnya tadinya tahun ini. Tapi, kami sekali lagi harus melihat geopolitik dan ekonomi yang saat ini terjadi turbulensi yang perlu benar-benar diwaspadai sehingga pada saat kita melantai di bursa tidak kemudian menjadi backfire juga kepada kita,” ujar Arief Nasrudin, Direktur Utama PT PAM Jaya.

Manajemen perusahaan terus menjalankan persiapan internal untuk memastikan kesiapan fundamental sebelum memasuki pasar modal.

“Tetapi, kami dari sisi korporasi, saya ditemani Pak Komut (komisaris utama) juga, memastikan bahwasanya kondisi situasi market, kondisi fundamental perusahaan lagi sedang disiapkan,” ujar Arief Nasrudin, Direktur Utama PT PAM Jaya.

Arief menegaskan bahwa upaya perbaikan tata kelola dan housekeeping menjadi prioritas yang ditargetkan rampung tahun ini.

“Peran kita sebagai pengurus perusahaan memastikan saat ini semua housekeeping yang kita lakukan itu akan siap dan ini menjadi salah satu target yang kemudian kita selesaikan tahun ini,” ujar Arief Nasrudin, Direktur Utama PT PAM Jaya.

Selain itu, perusahaan terus memantau penilaian dari konsultan yang menunjang proses persiapan IPO.

“Saat ini penilaian dari konsultan yang kita hire sudah menuju ke angka yang menuju ke arah persiapan yang matang. Nanti, ketika masuk tidaknya, kita akan sekali lagi melihat kepada gimana market nanti ke depan,” ujar Arief Nasrudin, Direktur Utama PT PAM Jaya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button