Seluruh Hotel BUMN Disatukan InJourney, Bidik Operator Kedua

Jakarta, Maret.id — Seluruh hotel milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi disatukan di bawah naungan InJourney sebagai bagian dari transformasi sektor hospitality yang diorkestrasi Danantara.
Konsolidasi ini diproyeksikan mengelola sekitar 120 hotel dan menjadikan InJourney sebagai operator hotel kedua terbesar di Indonesia.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menyatakan penyatuan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing aset hospitality nasional.
Pernyataan itu disampaikan di Jakarta dan dikutip Minggu (28/6/2026).
“Penyatuan seluruh hotel BUMN di bawah payung InJourney adalah lompatan besar dalam menata ulang dan memperkuat nilai aset hospitality kita agar lebih berdaya saing,” ujar Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara.
“Dengan proyeksi 120 hotel, InJourney akan menjadi operator hotel kedua terbesar di Indonesia,” ujar Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara.
Sebanyak 45 hotel yang tersebar di sejumlah BUMN telah menandatangani Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) sebagai bagian dari proses penyatuan aset di bawah InJourney.
Dony mengatakan penandatanganan CSPA tersebut merupakan tahapan awal transformasi dan jumlah hotel yang bergabung diperkirakan masih akan bertambah dalam waktu dekat.
“Penandatanganan CSPA oleh 45 hotel ini merupakan bagian dari transformasi BUMN di sektor hospitality,” ujar Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara.
Dony menyebut momentum tersebut menjadi langkah konkret menuju optimalisasi nilai aset serta pembenahan struktur manajemen yang lebih tangguh.
“Skema CSPA ini memastikan bahwa proses konsolidasi aset berjalan prudent dan mengedepankan tata kelola yang baik; dengan terkonsolidasinya seluruh hotel BUMN menjadi pondasi yang solid untuk melakukan value creation,” ujar Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara.
“Transformasi ini pada akhirnya akan menciptakan portofolio industri pariwisata yang lebih efisien, kompetitif, dan terintegrasi,” tutur Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara.





