Gojek Terapkan Biaya Pembatalan GoCar Rp3.000, Efek Ekonomi

Jakarta, Maret.id — Gojek resmi menerapkan biaya pembatalan sebesar Rp3.000 untuk layanan GoCar.
Kebijakan ini diberlakukan secara bertahap di sejumlah kota sebagai kompensasi bagi mitra pengemudi yang telah menempuh perjalanan menuju lokasi penjemputan.
Biaya pembatalan berlaku untuk seluruh layanan GoCar kecuali GoCar Instant dan GoCar Rental.
Saat ini kebijakan tersebut telah diterapkan secara bertahap di Bali, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Bandung, Malang, dan Makassar.
Pelanggan akan dikenakan biaya pembatalan sebesar Rp3.000 apabila memenuhi salah satu kondisi yang ditetapkan perusahaan.
Biaya dibebankan jika pembatalan dilakukan setelah pengemudi tiba di titik penjemputan.
Biaya juga dikenakan jika pembatalan terjadi setelah pengemudi menempuh perjalanan lebih dari 1 kilometer menuju titik penjemputan atau setelah lebih dari 7 menit sejak pengemudi menerima pesanan dan mulai bergerak.
Selain itu, kebijakan mencantumkan kondisi pengemudi membatalkan pesanan setelah menunggu pelanggan di lokasi penjemputan selama 10 menit atau lebih.
Dilansir dari laman gojek.com pada Senin (29/06/2026), 100% biaya pembatalan akan diberikan kepada mitra pengemudi sebagai kompensasi atas waktu tunggu dan perjalanan yang telah dilakukan.
Pembayaran biaya pembatalan dapat dilakukan secara nontunai melalui GoPay, kartu debit atau kredit, maupun dompet digital.
Bagi pengguna yang menggunakan metode tunai, biaya tersebut akan tercatat sebagai tagihan yang harus dilunasi sebelum dapat memesan layanan kembali.
“Pelanggan tidak akan dikenakan biaya pembatalan apabila pembatalan dilakukan oleh pengemudi di luar ketentuan yang berlaku, pengemudi tiba di lokasi yang tidak sesuai dengan titik jemput pada aplikasi, atau pembatalan terjadi di luar syarat yang telah ditetapkan,” kata Gojek, perusahaan.
“Sistem juga memberikan pembebasan biaya pada pembatalan pertama dalam periode tertentu,” kata Gojek, perusahaan.
“Pengguna yang merasa dikenakan biaya pembatalan secara tidak semestinya dapat mengajukan keberatan melalui menu Bantuan di aplikasi untuk ditinjau lebih lanjut,” kata Gojek, perusahaan.
Perusahaan menyatakan kebijakan ini akan dievaluasi sebelum diperluas ke wilayah lain untuk memastikan keseimbangan antara perlindungan pendapatan mitra pengemudi dan pengalaman pengguna.





