Laba Bersih 32,21 Persen GRIA Perkuat Rumah Murah untuk MBR

Jakarta, Maret.id — PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) melaporkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025, termasuk lonjakan laba bersih dan peningkatan penjualan saat paparan publik di Grand Zuri BSD City, Tangerang Selatan, Selasa (30/6/2026).
Perusahaan mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 32,21 persen menjadi Rp 7,65 miliar dari Rp 5,79 miliar pada tahun sebelumnya.
Penjualan tahunan GRIA tercatat mencapai Rp69,06 miliar, naik dari Rp65,02 miliar pada 2024.
Paparan publik ini dilaksanakan tatap muka sebagai wujud kepatuhan terhadap Peraturan PT Bursa Efek Indonesia No. I-E mengenai kewajiban penyampaian informasi emiten.
Manajemen juga mengemukakan arah kebijakan strategis dan outlook bisnis untuk menghadapi sisa tahun 2026.
“Sepanjang 2025, GRIA mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif sekaligus menandai penguatan kinerja keuangan Perseroan. Hingga Desember 2025, GRIA meningkatkan laba bersih 32,21 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp 5,79 miliar,” ujar Hugofeber Parluhutan, Direktur Keuangan GRIA.
“Hal ini menunjukkan kinerja keuangan Perseroan yang menguat dan stabil dengan mencatatkan penjualan sebesar Rp69,06 miliar dari tahun sebelumnya Rp 65,02 miliar di tahun 2024,” ujar Hugofeber Parluhutan, Direktur Keuangan GRIA.
Manajemen menyatakan akselerasi pendapatan dan kenaikan keuntungan bersih didorong oleh langkah efisiensi operasional internal serta peningkatan volume penjualan unit hunian di sejumlah proyek GRIA.
Direktur Utama GRIA menegaskan komitmen perusahaan untuk fokus menyediakan perumahan layak dengan harga terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Komitmen ini menjadikan GRIA sebagai pengembang hunian layak dan terjangkau yang berkualitas, dilengkapi fasilitas pendukung yang lengkap bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Khufran Hakim Noor, Direktur Utama GRIA.
Perseroan menyatakan siap mendukung program penyediaan 3 juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
GRIA menilai sinergi aktif sektor swasta merupakan instrumen krusial agar target nasional tersebut dapat terealisasi secara inklusif.
Penetrasi proyek GRIA tersebar di titik strategis nasional, antara lain Tangerang, Bandung, Sumedang, Karawang, dan Kalimantan Timur.
Salah satu proyek andalan yang dipacu adalah Gria Mahakam City (GMC) di Lok Bahu, Samarinda, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian terjangkau bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Ekspansi di Jawa Barat berlangsung melalui megaproyek New Bukit Residence (NBR) di Campaka, Purwakarta, dengan percepatan pematangan struktur tanah, penyediaan infrastruktur kawasan, dan konstruksi unit rumah.
Acara paparan publik dihadiri jajaran direksi dan pejabat perseroan, antara lain Khufran Hakim Noor (Direktur Utama), Bambang Eko Prabowo (Direktur Operasional), Hugofeber Parluhutan (Direktur Keuangan), serta Eka Maolana Yusuf (Corporate Secretary).





