Kereta Petani Pedagang Angkut 26.074 Penumpang Semester I 2026

Jakarta, Maret.id — Kereta Petani Pedagang yang melayani jalur Rangkasbitung menuju Merak telah menjangkau 26.074 pelanggan selama semester pertama 2026. Layanan ini memberikan alternatif transportasi yang aman bagi masyarakat kecil untuk membawa barang dagangan.
Sejak mulai beroperasi, total penumpang mencapai 30.189 orang. Data ini mencakup 4.115 pelanggan awal ditambah jumlah penumpang yang terus bertambah selama semester pertama.
Anne Purba, Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), menyampaikan laporan kinerja pelayanan pada Kamis, 2 Juli 2026. “Kereta Petani Pedagang hadir dari kebutuhan masyarakat yang sangat riil,” kata Anne.
Menurutnya, banyak pelanggan menggunakan kereta api untuk kegiatan sehari-hari seperti bekerja dan berdagang. PT KAI berkomitmen untuk memberikan layanan yang tertib, nyaman, dan memperhatikan keselamatan penumpang.
Modifikasi gerbong kereta ini dilakukan oleh para pekerja di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Kereta ini dirancang khusus untuk mengangkut hasil pertanian dan bahan dagangan pelaku usaha kecil.
Anne menegaskan keberadaan armada kereta ini memberikan manfaat nyata bagi ekonomi lokal. Petani dapat membawa hasil bumi dengan biaya perjalanan yang lebih terjangkau.
“Di balik angka pelanggan, ada cerita tentang warga yang membawa harapan bagi keluarga mereka,” tutur Anne. Layanan kereta ini menjadi bagian penting dalam mendukung ekonomi masyarakat di daerah.
Jalur Rangkasbitung menuju Merak juga merupakan rute penting untuk kereta api lokal di Banten. Layanan ini menghubungkan mobilitas harian masyarakat hingga ke pelabuhan antar pulau.
Volume penumpang kereta api lokal mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pelanggan angkutan kereta lokal meningkat sebesar 23,39%, dengan tambahan 846.020 orang.
Pada tahun 2023, layanan kereta api lokal mencatatkan 3.617.478 pelanggan. Jumlah ini terus naik menjadi 4.269.154 orang pada 2024 dan 4.463.498 orang pada 2025.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, kereta api lokal melayani 2.414.115 pelanggan. Angka ini meningkat 9,40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Anne menegaskan bahwa pertumbuhan pelanggan menunjukkan kepercayaan masyarakat di wilayah Banten. Kereta api menjadi penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk perdagangan.
“KAI melihat lintas Rangkasbitung–Merak sebagai jalur dengan nilai sosial dan ekonomi yang tinggi,” ucap Anne. Kehadiran Kereta Petani Pedagang makin mempertegas sinergi antara layanan kereta dengan kebutuhan masyarakat.
Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI, mengapresiasi loyalitas masyarakat dalam menggunakan kereta. “Kami berterima kasih kepada pelanggan yang terus menggunakan kereta api secara tertib,” kata Wisnu.
PT KAI berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan angkutan massal. “Kami akan terus mendengarkan kebutuhan masyarakat agar layanan semakin relevan,” ujar Wisnu.





