Menlu Sugiono Sebut Iran Hanya Terima Delegasi Setingkat Menteri, Memanas Hubungan Diplomatik!

Jakarta, Maret.id — Menteri Luar Negeri Sugiono bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani direncanakan akan menghadiri upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Kamis (9/7/2026). Kehadiran delegasi Indonesia masih menunggu konfirmasi resmi dari otoritas Iran terkait waktu dan lokasi pelaksanaan acara tersebut.
Rencana Delegasi Indonesia
Awalnya pemerintah Indonesia memutuskan untuk menugaskan Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran mewakili negara pada rangkaian acara tersebut. Keputusan itu berubah setelah pihak Iran memberikan informasi bahwa akses ke salah satu agenda hanya diberikan kepada pejabat dengan level di atas duta besar.
Proses Komunikasi dengan Iran
Kementerian Luar Negeri menyatakan telah melakukan komunikasi intensif dengan otoritas Iran untuk memastikan tata cara protokol dan lokasi penerimaan delegasi asing. Sugiono menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu jawaban resmi mengenai titik atau ‘spot’ yang tepat untuk menerima kunjungan karena jumlah pelayat yang sangat besar.
Alasan Perubahan Tingkat Perwakilan
Menurut keterangan yang disampaikan, permintaan Iran terkait level perwakilan tersebut menjadi faktor utama perubahan komposisi delegasi. Pemerintah kemudian merencanakan mengirimkan delegasi tingkat tinggi yang meliputi Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani untuk memenuhi kriteria akses yang ditetapkan.
Sugiono menekankan bahwa proses koordinasi terus berlangsung untuk menyesuaikan jadwal dan lokasi prosesi penghormatan. Ia menyebutkan bahwa prosesi pemakaman memiliki beberapa rangkaian acara sehingga penentuan agenda final bergantung pada konfirmasi dari pihak Iran.
Kendala teknis dan protokol menjadi perhatian pemerintah mengingat besarnya massa di lokasi acara serta kebutuhan pengaturan keamanan dan logistik. Pemerintah Indonesia menyatakan akan memprioritaskan keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan protokoler yang berlaku di Iran.
Indonesia juga menyatakan penghormatan atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran tersebut melalui penugasan perwakilan resmi. Keputusan pengiriman delegasi tingkat tinggi dinilai bagian dari praktik diplomasi protokoler dalam hubungan antarnegara yang berkenaan dengan acara kenegaraan dan upacara pemakaman.
Hingga saat ini, jadwal pasti kehadiran delegasi Indonesia belum diumumkan secara publik karena menunggu kepastian dari otoritas Iran. Pemerintah akan memberikan informasi lanjutan setelah menerima konfirmasi resmi mengenai waktu dan lokasi prosesi pemakaman tersebut.





