LRT Jakarta 1B Operasi Agustus 2026, Jalur 100% Efek Ekonomi

Jakarta, Maret.id — PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menargetkan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai mulai beroperasi pada Agustus 2026.
Target itu ditetapkan setelah proyek memasuki tahap akhir konstruksi dan persiapan sistem operasional secara menyeluruh.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin mengatakan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem transportasi publik di Ibu Kota.
“Ini sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem transportasi publik Jakarta sekaligus mendukung pemenuhan indikator Jakarta sebagai kota global,” kata Iwan Takwin, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Pernyataan itu disampaikan Kamis (9/7/2026).
Ia menjelaskan kehadiran jalur baru diharapkan menciptakan ruang kota yang lebih nyaman, mendukung lingkungan bersih dan berkelanjutan, serta meningkatkan konektivitas antarkawasan dan antarkota.
Setelah beroperasi penuh, layanan LRT Jakarta Fase 1A dan Fase 1B secara terintegrasi ditargetkan mampu melayani hingga 18 juta penumpang pada 2028.
Moda transportasi berbasis listrik itu juga diproyeksikan membantu menekan emisi karbon perkotaan hingga 2.927.250 ton CO2e sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta yang lebih ramah lingkungan.
“Jakpro menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B sesuai target,” kata Iwan Takwin, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Ia menambahkan proyek tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jakpro dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi dan memberi manfaat kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan proyek ini sesuai target, ini bukan semata soal penyelesaian konstruksi, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin terintegrasi, andal, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta,” kata Iwan Takwin, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai tonggak penting setelah seluruh jalur Velodrome–Manggarai berhasil tersambung 100 persen.
Pencapaian itu diraih setelah Jakpro menyelesaikan proses pengangkatan dan pemasangan girder terakhir di koridor tersebut.
“Girder terakhir tersebut terpasang di atas area Double Double Track (DDT) Manggarai, yang menjadi salah satu titik paling kritikal dalam keseluruhan proyek,” kata Iwan Takwin, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Dengan terpasangnya girder terakhir, seluruh pekerjaan pengangkatan girder di sepanjang koridor Velodrome–Manggarai telah rampung sepenuhnya.
“Ini menandai rampungnya salah satu tahapan konstruksi paling menantang dalam pembangunan LRT Jakarta Fase 1B,” kata Iwan Takwin, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Tahapan selanjutnya fokus pada pengujian sistem, integrasi operasional, dan persiapan layanan bagi penumpang untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan saat layanan komersial dimulai.





