Ekonomi

Pemerintah Yakin Ekonomi Indonesia Menguat Kuartal III 2026

Jakarta, Maret.id — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini ekonomi Indonesia akan menguat kembali pada kuartal III dan IV 2026.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi turunnya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2026 dari 120,9 menjadi 117,8 serta masih terkontraksinya PMI manufaktur dalam beberapa bulan terakhir.

“Nanti, kita lihat menjelang kuartal III, kuartal IV (ekonomi) akan naik lagi…” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat (10/7/2026).

Airlangga menjelaskan bahwa tingkat keyakinan konsumen sejauh ini masih berada pada level yang aman.

“(IKK) masih di atas 100. Aman. Kemarin kan ada Lebaran. Lebaran kan enggak tiap kuartal. Biasanya habis Lebaran turun sedikit…” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Sementara itu, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia tercatat berada pada level kontraksi 46,9 pada Juni 2026.

Ekonom Indef sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, memberikan pandangan terkait anjloknya PMI manufaktur ke angka 46,9.

Menurut Didik, penurunan angka PMI tersebut dapat dimanfaatkan sebagai momentum krusial bagi pemerintah untuk memperkuat transformasi industri nasional melalui suntikan investasi berkualitas dan pembenahan iklim usaha domestik.

Didik menilai posisi PMI yang berada di bawah ambang batas 50 mencerminkan sektor industri sedang menghadapi tantangan berat.

Ia menekankan perlunya kebijakan yang lebih konsisten agar daya saing industri manufaktur domestik dapat pulih dalam jangka panjang.

“Angka PMI ini merupakan indikasi sektor industri kita sakit lama dan sekarang masuk zona bahaya merah pada level indeks di bawah 50…” ujar Didik J. Rachbini, Ekonom Indef dan Rektor Universitas Paramadina.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button