PLN: SUTET 500 kV Priok

Jakarta, Maret.id — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat menyampaikan progres pembangunan Proyek Strategis Nasional Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV Priok-Muara Tawar telah mencapai 84 persen.
Proyek yang terdiri atas 53 tower transmisi tersebut merupakan bagian dari jaringan Jakarta Looping 500 kV dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2026.
Kehadiran infrastruktur ini diharapkan memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Jawa Bagian Barat serta meningkatkan keamanan pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor industri.
PLN juga menjelaskan tahapan pengadaan tanah serta proses penyampaian nilai kompensasi Right of Way (ROW) kepada masyarakat terdampak sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan pembangunan secara transparan dan akuntabel.
“Saat ini progres pembangunan SUTET 500 kV Priok–Muara Tawar telah mencapai 84 persen,” ujar Sigit Hardiyanto, Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 4 (PLN UPP JBB 4).
“Selain penyelesaian pekerjaan konstruksi, kami juga terus melaksanakan tahapan penyampaian nilai kompensasi Right of Way kepada masyarakat sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku,” ujar Sigit Hardiyanto, Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 4 (PLN UPP JBB 4).
“PLN berkomitmen menjalankan setiap proses secara transparan, akuntabel, serta mengedepankan komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Sigit Hardiyanto, Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 4 (PLN UPP JBB 4).
Pernyataan tersebut disampaikan Sigit pada Selasa (15/7/2026).
Menurut Sigit, pembangunan SUTET 500 kV Priok-Muara Tawar merupakan bagian penting dari sistem Jakarta Looping 500 kV yang akan meningkatkan keandalan, kualitas, dan keamanan pasokan kelistrikan di wilayah Jawa Bagian Barat.
PLN menyatakan pelaksanaan kompensasi kepada pemegang hak atas tanah, bangunan, dan/atau tanaman yang berada di bawah ruang bebas jaringan transmisi dilaksanakan sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 13 Tahun 2025 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum Jaringan Transmisi Tenaga Listrik serta Kompensasi atas Tanah, Bangunan, dan/atau Tanaman yang Berada di Bawah Ruang Bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik.
Melalui kegiatan tersebut, PLN berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai manfaat pembangunan proyek, mekanisme pemberian kompensasi, serta pentingnya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan.
Secara terpisah, General Manager PLN UIP JBB, Yasir, mengapresiasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis PLN dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan,” ujar Yasir, General Manager PLN UIP JBB.
“Kami mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dengan rekan-rekan media dan berharap kolaborasi ini terus diperkuat melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif,” ujar Yasir, General Manager PLN UIP JBB.
“PLN berkomitmen menyelesaikan pembangunan SUTET 500 kV Priok-Muara Tawar sesuai target guna menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal bagi masyarakat,” ujar Yasir, General Manager PLN UIP JBB.
“Melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, PLN optimistis penyelesaian SUTET 500 kV Priok-Muara Tawar akan semakin memperkuat sistem transmisi Jakarta Looping 500 kV, meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa Bagian Barat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyediaan energi listrik yang andal dan berkelanjutan,” tutur Yasir, General Manager PLN UIP JBB.





