Ekonomi

Bandara Kertajati Tingkatkan Pendapatan dari Haji dan Umrah

Jakarta, Maret.id — Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tetap melayani penerbangan haji dan umrah serta akan difungsikan sebagai fasilitas MRO.

“Terkait dengan Kertajati, memang akan difungsikan untuk MRO. Namun sejatinya Bandara Kertajati juga terus melayani penerbangan jamaah haji, umrah,” kata Lukman, pejabat Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Bandara Kertajati telah digunakan sebagai bandar udara untuk melayani penerbangan haji dan umrah sejak tahun 2023.

Bandara ini tercatat sebagai bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta dengan kapasitas terminal mencapai 5,6 juta penumpang per tahun.

Sebelumnya, Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan adanya kolaborasi antara PT Dirgantara Indonesia (Persero) dan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (Perseroda) untuk mengembangkan area Kertajati sebagai hub industri kedirgantaraan.

Menurut AHY, salah satu tantangan yang terus dikawal adalah agar Bandara Kertajati bisa semakin aktif.

Upaya itu diarahkan agar makin banyak penerbangan menggunakan Kertajati, termasuk layanan haji dan umrah.

Pengembangan juga mencakup transformasi kawasan menjadi aerospace industrial zones atau kawasan industri kedirgantaraan yang mendukung ekosistem industri penerbangan nasional.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button