Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Sentimen Positif

Jakarta, Maret.id — Rupiah hari ini, Jumat (17/7/2027) bergerak menguat 6 poin atau 0,03 persen menjadi Rp17.980 per dolar AS dari penutupan sebelumnya pada Rp17.986 per dolar AS.
“PPI tercatat lebih rendah dari ekspektasi pasar, sehingga memperkuat keyakinan bahwa tekanan inflasi di AS terus mereda,” ujar Josua Pardede, Ekonom Permata Bank.
Harga produsen AS secara tak terduga menurun pada Juni 2026 untuk pertama kalinya dalam hampir setahun, terutama dipengaruhi oleh penurunan biaya energi.
Kondisi ini mendorong mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar, termasuk rupiah.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat setelah Iran melancarkan serangan terhadap kapal tanker AS di dekat terminal ekspor minyak Iran.
AS merespons dengan menyerang aset-aset militer Iran, yang kemudian diikuti oleh peluncuran serangan rudal Iran ke pangkalan militer AS di Kuwait dan Yordania.
Dari sisi data ekonomi, penjualan eceran AS (retail sales) tumbuh 0,2 persen secara month-on-month pada Juni 2026, melambat dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang direvisi menjadi 1,0 persen MoM dan sejajar dengan ekspektasi pasar.
Berdasarkan berbagai faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp17.975–18.100 per dolar AS.





