Event Pariwisata Jan

Jakarta, Maret.id — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan penyelenggaraan ratusan agenda pariwisata sepanjang Januari hingga Juni 2026 menghasilkan total perputaran uang mencapai sekitar Rp858 miliar.
Pernyataan itu disampaikan Widiyanti saat memberikan penjelasan dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR dan kepada wartawan, dikutip Sabtu (18/7/2026).
“Pariwisata memberikan dampak ekonomi nyata melalui berbagai event yang digelar dari Januari hingga bulan Juni 2026,” ujar Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata.
Widiyanti merinci bahwa kegiatan kategori Karisma Event Nusantara (KEN) telah terselenggara 39 event hingga Juni 2026.
Dari jumlah tersebut, 28 event yang dianalisis berhasil menarik 2,46 juta pengunjung, melibatkan lebih dari 7.200 pelaku UMKM, serta menyerap lebih dari 61.000 tenaga kerja, pekerja seni dan anggota komunitas.
“Kemudian, event-event ini juga menghasilkan total perputaran ekonomi sebesar Rp196,97 miliar,” ujar Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata.
Sementara untuk kategori acara yang mendapat dukungan langsung Kementerian Pariwisata, 25 event yang dianalisis menarik lebih dari 616.000 pengunjung, melibatkan 1.326 UMKM, serta lebih dari 18.000 pekerja seni dan anggota komunitas.
Seluruh kegiatan kategori dukungan kementerian tersebut mencatat perputaran ekonomi sebesar Rp661,15 miliar.
Secara agregat, angka dari KEN dan kegiatan dukungan kementerian membentuk total perputaran ekonomi sekitar Rp858 miliar pada semester I 2026.
“Penyelenggaran event akan terus memberikan kontribusi yang positif bagi perekonomian nasional, dan dampaknya akan semakin besar melalui multiplier effect yang tercipta,” ujar Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata.
Pada semester II 2026, Kementerian Pariwisata akan mendukung sejumlah konser dan festival musik sebagai bagian dari agenda pariwisata nasional, termasuk konser BTS, Prambanan Jazz Festival, We The Fest, Djakarta Warehouse Project, konser The Weeknd, dan Hammersonic.





