Ekonomi

Mentan Siapkan 7.000 Pompa Air agar stabilkan pasokan pangan

Jakarta, Maret.id — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan 7.000 pompa air untuk membantu petani di Jawa Tengah menghadapi ancaman kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

Pengumuman itu disampaikan saat acara peletakan batu pembangunan peternakan sapi perah terpadu di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.

“Pompa dan irigasi perpompaan, bantu semuanya. Jangan sampai petani Jateng kekurangan pompa dan kekurangan air,” kata Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian.

Pada kesempatan yang sama Amran memberi apresiasi kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi atas perannya dalam menopang ketahanan pangan nasional.

“Pak Gubernur Ahmad Luthfi ini hebat, penopang pangan Indonesia. Beliau itu rajin sekali dan saya lihat kerja beliau itu, Jawa Tengah penghasil beras nomor dua sekarang,” kata Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian.

Selain pasokan pompa, Kementerian Pertanian juga berencana menyalurkan bantuan bibit jagung, bibit padi, serta alat mesin pertanian seperti traktor untuk mendukung produktivitas.

“Sudah ada 2.000 pompa itu sudah sampai belum? Nanti aku tambah lagi lima ribu. Jadi sekarang 7.000 dulu. Air merupakan faktor penting agar produktivitas petani tetap terjaga,” kata Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan capaian produktivitas padi provinsi tersebut pada 2025 mencapai 9,7 juta ton dengan kontribusi 15,6 persen terhadap kebutuhan padi nasional.

“Target 2026 dari pemerintah pusat meningkat menjadi 10,5 juta ton,” ujar Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah.

Untuk mencapai target itu, pemerintah provinsi berkomitmen bersama para bupati dan wali kota serta menggandeng Kementerian ATR/BPN untuk menjaga dan melindungi lahan sawah.

“Jawa Tengah merupakan lumbung pangan nasional sehingga lahan pertaniannya harus terus dipertahankan. Kami mohon agar diberikan bantuan pompa air untuk Jateng guna menjaga provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional,” ujar Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button